"ditengok" Kakanwil, Bapas Watampone pamerkan inovasi terbaru


Kepala Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham RI Harun Sulianto mengadakan kunjungan kerja di Bapas kelas II Watampone. Rabu, 29/07/2020.

Dalam kunjungannya kakanwil sulsel sebelumnya turut menyambangi Lapas Watampone dan melihat beberapa inovasi turunan yang dipaparkan Kalapas Watampone, Lukman. Setelah berkunjung ke Lapas Watampone, Kakanwil juga turut mengunjungi Bapas Watampone, UPT pemasyarakatan yang berada dibawah naungan kepemimpinannya.

Setelah tiba di gerbang masuk, kakanwil disambut oleh pihak keamanan dan seluruh pegawai Bapas. Dalam kunjungannya Kakanwil turut menanyakan perihal inovasi Bapas Watampone guna menghadapi ujian sebagai satker usulan untuk pembangunan zona WBK. 

"Coba, bisa saya liat apa saja inovasinya" tanya kakanwil saat memasuki lobby Bapas Watampone.

Kabapas Watampone Andy Gunawan memberikan penjelasan terkait inovasi yang dilakukan oleh jajaran nya. 

"Jadi di Bapas kami melakukan inovasi yang berbasis android dan aplikasi. bisa diunduh melalui hp seperti aplikasi pada umumnya. Ini terdiri dari aplikasi SIBESSE (Sistem database secara elektronik) yang memudahkan registrasi, litmas, sidang, bimbingan dan kontributor berita dalam bekerja. Selain itu ada juga aplikasi SIRUNTU (Sistem registrasi untuk klien anak terpadu). MAPOJI (Melapor melalui jaringan) yang memudahkan klien untuk melapor secara elektronik melalui PK Bapas hingga aplikasi PAMASE (Psycological and Medical support for employes) yang turut memberikan support kesehatan dan psikologis kepada pegawai" jelas kabapas.

Tertarik dengan penjelasan kabapas, kakanwil sulsel akhirnya angkat bicara dan ingin mencoba beberapa aplikasi yang telah dijelaskan sebelumnya.

"Boleh saya liat aplikasi Mapojinya?" Tanya kakanwil. Dengan sigap, Ali pencetus aplikasi Mapoji akhirnya memperlihatkan aplikasi berbasis android kepada kakanwil. 

Setelah puas melihat aplikasi Mapoji, Kakanwil ingin mencoba aplikasi PAMASE. 

"Coba dong aplikasi PAMASE-nya" tutur kakanwil. piska salah satu pegawai dengan latar belakang ilmu keperawatan yang diberikan kepercayaan mengelola aplikasi PAMASE akhirnya bergegas mengambil peralatan medis dan melakukan Pengecekan kepada kakanwil.

"Alhamdulillah normal pak, sehat" ucap piska saat memeriksa tensi dan suhu bapak kakanwil.

Akhirnya setelah puas bercengkrama dan mencoba beberapa aplikasi. Kakanwil mengisi buku tamu dan memberi catatan penting terkait peningkatan aplikasi yang kelak nantinya akan dipresentasikan kepada tim penilai WBK untuk pembangunan zona integritas WBK dan WBBM di Bapas Watampone.
Share:

Demi peningkatan mutu pelayanan, Bapas Watampone belajar dari Bank Syariah Mandiri (BSM)



Bapas kelas II Watampone yang mendapatkan amanat menjadi salahsatu satker usulan untuk zona integritas WBK/WBBM saat ini terus mengadakan peningkatan kompetensi dan kualitas. Salahsatunya yang terbaru yakni Peningkatan pelayanan dengan Gandeng pihak Bank Syariah mandiri (BSM). Senin, 27/07/2020

Acara tersebut turut di hadiri oleh Andi Tenri dan 
Evi selaku customer service dari Bank Syariah mandiri yang mengetahui seluk beluk metode pelayanan kepada customer sementara dari pihak Bapas Andy Gunawan selaku Kabapas juga turut hadir bersama jajarannya  dan seluruh pegawai Bapas Bone


Bertempat di aula bapas watampone Andi Tenri dalam pemaparannya memberikan penjelasan terkait pelayanan
"Servis terbentuk karena SDM. Bukan karena kantor. Pembangunan positif attitude dan komunikasi yang baik kepada customer. Harus menjadi perhatian.  Komunikasi menjadi penting untuk pegawai Bapas karena melaksanakan Tusi bimbingan dan pengawasan. Prinsip komunikasi seperti Respect empaty audible humble dan clarity harus bapak dan ibu pahami" tutur tenri

Sebelumnya Kabapas juga mengatakan "pegawai Bapas harus tau memberi pelayanan prima kepada klien. Karena bank adalah perusahaan yang berbasis excellent service kami harus belajar dari tempat yg terbaik" ucapnya di sela-sela diskusi bersama pihak BSM.
Share:

Kakanwil Kumham Sulsel Dengan Bupati Pinrang Sepakat, Kopi Basseang Didaftarkan Indikasi Geografisnya


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Harun Sulianto bersama Kepala Divisi Keimigrasian, Dody Karnida, Kepala Rudenim Makassar, Togol Situmorang dan Kepala Rutan Pinrang, Ali Imran melakukan kunjungan kerja ke Bupati Kabupaten Pinrang, Irwan Hamid, Kamis (23/07). 

Harun Sulianto mengatakan bahwa Kabupaten Pinrang sangat potensial sehingga memiliki banyak produk khas daerah yang layak di daftarkan Kekayaan Intelektualnya. "Seperti Kopi Basseang sangat layak untuk didaftarkan Indikasi Geografisnya. Kami siap bersinergi dengan Pemda setempat terkait pendaftaran produk tersebut," Kata Harun. 

"Saya berharap agar produk ini segera di daftarkan sehingga mendapat perlindungan hukum dan meningkatkan nilai ekonomisnya. Selain itu, jika telah memiliki sertifikat Kekayaan Intelektual, produk ini tidak dengan mudah diakui oleh daerah maupun negara lain," Lanjut Harun. 

Sementara itu, Bupati Kabupaten Pinrang, Irwan Hamid mengatakan bahwa pihaknya akan bersinergi dengan Kanwil Kemenkumham Sulsel terutama dengan pendaftaran KI di Kabupaten Pinrang. "Kopi ini memang memiliki rasa khas sehingga memang sangat perlu untuk kami daftarkan. Kami akan melakukan langkah cepat untuk mendaftarkan produk tersebut, " Ungkap Irwan Hamid.

Sumber : Humas Kanwil Kumham Sulawesi Selatan
Share:

Menyoal Diversi, Kabapas : Performa PK Bapas berjalan baik


Balai Pemasyarakatan kelas II Watampone yang memiliki tugas dan fungsi dalam amanat Undang-undang Sistem peradilan pidana anak kini bekerja lebih baik. Hal ini turut di jelaskan oleh Kabapas Watampone Andy Gunawan setelah memperhatikan tingkat keberhasilan diversi selama tahun 2020.
“selama 2020 kasus anak berhadapan dengan hukum yang selesai ditingkat kepolisian lebih banyak dibanding yang berada di tingkat kejaksaan dan pengadilan. Ini menandakan kemampuan petugas PK Bapas kita dalam menangani kasus agar tidak berlanjut hingga tingkat pengadilan berjalan dengan baik” tutur Andy Gunawan.
Data yang dihimpun oleh tim humas juga turut menunjukkan performa PK Bapas dalam menangani kasus ABH di tiap tingkatan. Diketahui selama tahun 2020 sejak januari hingga juni 2020 kasus ABH yang diselesaikan di tingkat kepolisian berjumlah 50 ABH sementara yang sampai di meja kejaksaan berjumlah 5 ABH dan nihil atau nol di tingkat pengadilan. 
Ditemui terpisah oleh tim humas salah satu PK Bapas Anton turut berkomentar tentang pengalamannya dalam menangani kasus anak 
“diversi itu untuk kepentingan anak. Sebisa mungkin kita perhatikan hal terbaik. Jika masih bisa di fasilitasi dan diselesaikan di tingkat kepolisian tentu kita akan usahakan itu. Dan sebisa mungkin tidak sampai dipidana, namun tetap memperhatika rambu-rambu dari SPPA” Tutur Anton, PK Muda Bapas Watampone.
Share:

Pasca diusulkan sebagai satker menuju WBK, Kabapas Watampone gerak cepat evaluasi pegawai


Setelah keluarnya keputusan menteri hukum dan ham nomor M.HH-17.OT.03.01 Tahun 2020 tentang penetapan usulan satker berpredikat WBK di lingkungan kementerian hukum dan ham Kabapas watampone langsung turun lapangan untuk meninjau kinerja jajarannya. Selasa (14/07/2020). Dalam arahannya ditengah breefing dan evaluasi kabapas watampone andy Gunawan, bersama kaur TU syamsu jumadi menegaskan pentingnya kode etik dan kode perilaku pegawai kementerian Hukum dan Ham yang tertuang dalam permenkumham no. 20 Th 2017 dan  kode etik pegawai pemasyarakatan yang tertuang dalam permenkumham nomor MHH 16.KP.05.02.Tahun 2011 
“saat ini kita diusulkan untuk berpredikat WBK dari kementerian kita. Hal paling penting saat ini adalah meningkatkan kedisiplinan dan menjaga kode etik sebagai pegawai. Ini adalah sebuah prestasi, namun sekaligus tantangan untuk menjaga nama baik bapas watampone melalui disiplin dan kode etik” tutur kabapas.
Selain menyoroti kode etik dan kedisiplinan kaur TU, syamsu jumadi yang turut hadir sebagai notulen rapat juga memberikan pernyataan terkait pentingnya menjaga kedisiplinan dan semangat menjalankan tugas
“bapak ibu kita bisa berubah lebih baik jika banyak membaca aturan yang berlaku di lingkungan kerja kita. Semangat  sangat penting dalam menjalankan kerja yang dilandasi  oleh pengetahuan tentang aturan” tutur syamsu jumadi 
Sampai berita ini diturunkan, kabapas watampone masih melaksanakan evaluasi berjalan kepada seluruh jajarannya.
Share:

Jaga Kondisi Pegawai ditengah pandemik, Bapas Watampone lakukan ini


Sebanyak 56 pegawai balai pemasyarakatan kelas II Watampone melakukan pengecekan kesehatan untuk memantau perkembangan kesehatan selama masa pandemik. Pengecekan kesehatan ini meliputi pengukuran tensi tekanan darah, suhu tubuh, pemberian masker hingga pemberian multivitamin untuk peningkatan daya tahan tubuh. Senin, (13/07/2020)
Ditemui oleh tim humas bapas watampone, Piska yang merupakan pegawai dengan latar belakang ilmu keperawatan turut menuturkan bahwa pengecekan kondisi kesehatan pegawai untuk kepentingan stabilitas kondisi kantor ditengah pandemik yang semakin memprihatinkan
“jadi pengecekan kesehatan untuk memastikan kondisi pegawai kita dalam keadaan prima, apalagi kita tau ditengah pandemik sistem imun menjadi perhatian makanya pemberian multivitaminjuga diberikan” tutur piska
Kegiatan pengecekan kesehatan pegawai merupakan langkah awal untuk menentukan kondisi dan adanya indikasi paparan virus di bapas kelas II watampone. Selain itu pembagian masker bagi pegawai juga menjadi upaya untuk pencegahan covid-19 melalui droplet dan udara.
Ditemui oleh tim humas Kaur TU syamsu Jumadi turut memberikan komentar terkait pelaksanan pengecekan kesehatan pegawai bapas kelas II watampone
“sekarang masa pandemik kan ada OTG, jadi kita mesti hati-hati apalagi kita tidak tau sebelum ke kantor teman kita berinteraksi dengan siapa. Maka dari itu ini adalah upaya pencegahan  dini” tutur Syamsu Jumadi.
Share:

Usai PKL di Bapas Watampone, 2 taruna poltekip dapat pesan khusus dari Kabapas




2 orang taruna poltekip Emanuel Lukas Sanga Ruing dan A. Muh. Fachri Syawal Dahrul Ramadhan yang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Bapas Watampone akhirnya telah selesai malaksanakan masa belajar Jumat, (10/07/2020).

Sebelumnya diketahui taruna poltekip asal Depok BPSDM kemenkumham tersebut melaksanakan praktik kerja lapangan selama satu bulan penuh dibawah bimbingan kabapas Watampone Andy Gunawan yang tidak lain dapat dikatakan sebagai "senior" mereka di politeknik ilmu pemasyarakatan. 

Setelah PKL selama sebulan penuh kedua orang taruna tersebut akhirnya dilepas menuju kembali ke BPSDM. Namun sebelum kembali kabapas berpesan kepada kedua taruna muda tersebut

"Menjadi taruna itu bukan perkara mudah, kelak nanti ketika kamu sudah dinas di satker, kamu harus jadi role model untuk pegawai lain. Saat ini karena kamu berdua baru belajar kesalahan itu adalah hal biasa, tapi setelah jadi pegawai usahakan minimalisir kesalahan dalam bekerja. Karena kalian itu role model" tutur kabapas.

Terpisah ditemui oleh tim humas, kedua taruna tersebut turut memberi pernyataan kesan selama menjalani PKL Di Bapas Watampone

"Pegawai disini sangat asik dan mendidik. semua pegawainya banyak mengajari kami hal-hal baru yang kelak berguna bagi kami di masa akan datang. Kami selaku anak didik merasa nyaman belajar disini" tutur Lukas taruna poltekip
Share:

Penataan satker, Bapas Watampone Gandeng BPBD


Bapas kelas II Watampone dibawah kepemimpinan Andy Gunawan terus berbenah baik dari manajemen, SDM hingga penataan kantor. Yang terbaru, penataan kantor dengan menggandeng BPBD Bone. 

Penataan kantor kali ini fokus pada penebangan pohon untuk pencegahan ranting yang sering berjatuhan selama musim hujan. Penataan kantor ini berawal dari saran Kaur TU, Syamsu Jumadi yang melihat pohon di depan pekarangan kantor dapat membahayakan pengguna jalan. Ditemui oleh tim humas, Syamsu Jumadi mengaku prihatin terhadap pengguna jalan yang berada di depan Bapas Watampone.

"Kemarin beberapa ranting jatuh dan membahayakan pengguna jalan, jadi beberapa teman inisiatif untuk konsultasi dengan bapak kabapas dan akhirnya disetujui" tutur Syamsu jumadi 

Setelah berkonsultasi bersama kabapas, Pihak Bapas Watampone akhirnya melakukan koordinasi bersama BPBD Kab Bone hingga akhirnya beberapa personil Turun dan meninjau lapangan serta melakukan penataan.

Terpisah, kabapas Watampone saat ditemui oleh tim humas mengakui bahwa penebangan pohon ini sebenarnya untuk pengguna jalan dan penataan satker.

"Karena usianya mungkin sudah tua, jadi rantingnya banyak berjatuhan, membahayakan pengguna jalan. Untuk itu, demi keselamatan dan penataan lebih baik ditebang" tutur kabapas.
Share:

Koordinasi, Rutan Watansoppeng Sambangi Bapas Watampone


Bapas kelas II Watampone menerima kunjungan kerja dari Rutan kelas II Watansoppeng Kamis, (02/07/2020). Dalam kunjungannya Kepala Rutan Watansoppeng Syamsurijal, Bersama jajaran pejabatnya melaksanakan koordinasi terkait penelitian kemasyarakatan yang dilaksanakan PK Bapas Watampone.

"Alhamdulillah PK Bapas Watampone sejauh ini sangat responsif dalam penanganan litmas WBP Kami" tutur Syamsurijal.

Telah diketahui sebelumnya, Bapas Watampone memiliki wilayah kerja yang mencakup kabupaten Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai dan Sidrap. Tugas danf fungsi yang berjalan juga mencakup penelitian kemasyarakatan (Litmas) bagi WBP yang berada di tiap lapas dan rutan. Kedatangan Pejabat struktural dari Rutan Watansoppeng, Andy Gunawan selaku Kabapas Watampone menyambut dengan hangat kunjungan kerja yang berada di satkernya.
"Terimakasih bapak karutan, kami sangat senang bapak hadir di satker kami, kedepannya kami berharap koordinasi seperti ini terus terjalin demi kelancaran Tusi Bapas dan rutan dalam hal penelitian kemasyarakatan untuk klien" tutur kabapas.
Share:

Link Terkait

Instagram

Bapas Watampone YouTube



Instagram

narator

Maps

Recent Posts