Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone, Andi Nirmaladewi Walinono melaksanakan serah terima klien anak yang telah mendapatkan penetapan keputusan diversi, Selasa 23/2. Klien anak yang tersangkut kasus pencurian ini dikembalikan ke orang tua untuk dibina serta dibimbing langsung oleh orang tuanya dibawah pengawasan PK Bapas Kelas II Watampone.


Kabapas Watampone juga berpesan agar klien anak berusaha untuk menjadi lebih baik dan menghindari seluruh bentuk perbuatan kriminalitas. "Meskipun bagi klien anak ada proses diversi agar anak tidak dipidana namun perlu diperhatikan bahwa diversi dapat dilaksanakan dengan beberapa syarat. Dan salah satunya yaitu anak yang bersangkutan belum pernah melaksanakan diversi sebelumnya" tutup Andy Gunawan.

Share:

BRI Gelar Sosialisasi di Aula Bapas Watampone




Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Relationship Manager Dana Ritel Jumiati K, beserta karyawan BRI Heni, Linda, dan Rosdiana melakukan sosialisasi produk perbankan BRI yaitu BRImo di Aula Bapas Kelas II Watampone. Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Kelas II Watampone. "Seiring dengan kondisi sekarang dimana transaksi keuangan digital semakin massive maka Bank BRI juga senantiasa berusaha untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para konsumen. Salah satunya dengan BRImo" Ujar Jumiati.
Selain melaksanakan sosialisasi juga dilakukan pelayanan langsung bagi pegawai yang ingin melakukan pendaftaran aplikasi BRImo. "Dengan adanya kegiatan ini kita sebagai pegawai Bapas Watampone tentunya sangat terbantu karena akhirnya bisa melakukan pendaftaran aplikasi BRImo tanpa meninggalkan kantor. Jadi hari ini kita bisa dilayani sekaligus melayani" ujar Tahir pegawai Bapas Watampone yang melakukan pendaftaran aplikasi BRImo.
Sementara itu Kabapas Watampone menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kerjasama serta komunikasi yang baik antara Bapas Watampone dan BRI "Jadi kemarin waktu BRI meminta untuk melakukan sosialisasi di kantor, kami juga meminta agar pegawai yang belum memiliki BRImo untuk dimudahkan pendaftarannya. Dan Alhamdulillah hal tersebut diwujudkan oleh BRI dengan menghadirkan pegawai mereka disini untuk langsung melakukan proses pendaftaran bagi teman-teman yang ingin menggunakan aplikasi BRImo".
Selain kedua kegiatan tersebut, Bapas Watampone dan BRI Cabang Watampone sepakat untuk bekerjasama menerbitkan Id Card Brizzi bagi pegawai Bapas Watampone sehingga dapat digunakan dalam transaksi yang menggunakan uang elektronik.

Share:

Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone menggelar Upacara Penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja dan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.

 

Senin 22/2, bertempat di Lapangan Upacara Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone digelar Upacara Penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja dan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM. Upacara yang dipimpin oleh Kabapas Watampone, Andy Gunawan dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural serta para pegawai Bapas Watampone baik dari staf masing-masing Sub Seksi serta para Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Watampone.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Andy Gunawan mengajak seluruh jajarannya untuk bersama-sama menjaga kerjasama, tekad, serta semangat melayani yang pada tahun lalu dapat ditingkatkan dengan begitu baik hingga mengantarkan Bapas Watampone meraih penghargaan WBK dari KEMENPAN-RB. "Apa yang kita raih tahun lalu merupakan sebuah hasil dari usaha kita bersama-sama. Dan tentunya harus kita jaga bersama-sama sembari tetap meningkatkan kinerja kita utamanya pelayanan kepada masyarakat".
Di tahun 2021 Bapas Watampone akan kembali berusaha dan berjuang untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka meraih WBBM. Olehnya itu Kabapas Watampone, Andy Gunawan menekankan kepada para pegawai Bapas Watampone untuk tidak menjadikan WBK sebagai beban akan tetapi merupakan sebuah tanggung jawab. "WBK jangan dijadikan sebagai beban, tapi jadikan itu sebagai sebuah tanggung jawab. Sehingga kita sebagai pegawai bisa tetap bekerja dengan baik dalam menjalankan tupoksi dengan mempertahankan kinerja kita yang membuat kita meraih predikat WBK".
"Dan untuk WBBM kita jangan berpikir untuk bagaimana meraihnya, karena penghargaan WBBM itu diberikan setelah kita diberikan penilaian. Dan tentunya kita tidak bisa menilai diri kita sendiri. Jadi tugas kita yang paling utama adalah meningkatkan kualitas kerja, serta pelayanan kepada masyarakat. Kerjakan tupoksi, Laksanakan arahan atasan dengan baik, serta lakukan evaluasi disetiap pelaksanaannya. Dengan begitu, kita akan tahu kekurangan kita sehingga kita mampu menutupi kekurangan-kekurangan tersebut bahkan meningkatkannya menjadi pelayanan unggulan. Tegas Kabapas diakhir sambutannya.

Share:

Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone beserta jajarannya mengikuti kegiatan Pembentukan Satgas SPIP



Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone beserta jajarannya mengikuti kegiatan Pembentukan Satgas SPIP yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan secara virtual di aula kantor Bapas Watampone Kamis 18/2. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Target Tingkat Maturitas SPIP dan Workshop Penerapan Manajemen Risiko di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan ini menghadirkan Siti Sofiatun Auditor Ahli Madya dari Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI dan Burhan Auditor Madya BPKP Sulawesi Selatan serta Alfi Andry Korwas IPP 2 BPKP Provinsi Sulawesi Selatan sebagai narasumber.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto berharap dengan adanya kegiatan ini nilai pada unsur SPIP yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi dan pemantauan pengendalian intern dapat semakin ditingkatkan. Dalam Sambutannya, Harun Sulianto menekankan bahwa kunci dalam meraih keberhasilan atas apa yang diinginkan adalah komitmen pimpinan dan semua yang terlibat didalam tim tersebut. Selain itu, juga dibutuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi serta prinsip kehati-hatian dalam melakukan manajemen risiko.
Senada dengan hal tersebut Kabapas Watampone, Andy Gunawan menegaskan bahwa sebagai salah satu UPT yang berada diwilayah kerja Kanwil Kemenkumham Sulsel sudah menjadi kewajiban bagi Bapas Watampone untuk senantiasa mendukung Kanwil Kemenkumham Sulsel dalam melakukan peningkatan nilai pada unsur SPIP.

Share:

Bapas Kelas II Watampone menerima kunjungan Bank BRI Cabang Watampone

  


Kepala Bapas Kelas II Watampone, Andy Gunawan Kamis, 18 Februari 2021 menerima rombongan dari Bank BRI Cabang Watampone. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang BRI Watampone, Syafril melakukan kunjungan kerja dalam rangka melakukan koordinasi terkait Perjanjian Kerjasama (PKS) 2021.
Dalam kunjungannya Syafril berharap agar kedepannya kerjasama yang selama ini terjalin antara BRI dan Bapas Watampone bisa semakin baik.
Sementara itu, Kabapas Watampone Andy Gunawan merasa sangat berterimakasih karena pihak Bank BRI telah meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Bapas Watampone. Yang dimana rombongan dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang BRI Watampone.
"Kami tentunya sangat berterimakasih atas kunjungan ini. Dengan adanya kunjungan ini semakin mempererat hubungan yang terjalin antara BRI dan kami Bapas Watampone. Karena BRI merupakan salah satu mitra Bapas Watampone" ujar Andy Gunawan.

Share:

Dihadiri Forkopimda dan ombudsman, Bapas Watampone deklarasikan janji kinerja

 


Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone menggelar kegiatan Deklarasi Janji Kinerja dan Komitmen  Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani ( WBBM). Rabu 17/02

Kegiatan dihelat di Ballroom Sentosa The Novena Hotel Watampone, di ikuti oleh segenap jajaran UPT Pemasyarakatan Rayon Bosowa dan Sinjai.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir kepala divisi administrasi Sirajuddin, mewakili kepala kantor wilayah Sulawesi selatan Harun Sulianto, perwakilan ombudsman Sulawesi selatan, Subhan dan wakil Bupati Bone ambo Dalle bersama jajaran forkopimda kab bone

Kegiatan yang diawali dengan Pembacaan Janji Kinerja Tahun 2021 dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan melalui Kepala Divisi Administrasi, Sirajuddin menyebutkan bahwa salah satu faktor keberhasilan dalam memperoleh gelar WBK WBBM adalah pelayanan kepada masyarakat.

"kehadiran inovasi yang mempermudah sebaiknya terus digalakkan.  masyarakat harus memperoleh pelayanan terbaik hal ini merupakan faktor kunci keberhasilan dalam mewujudkan Zona Integritas WBK WBBM dalam suatu unit kerja" ungkap sirajuddin

Sementara dalam wawancara dengan tim humas, kepala Bapas Watampone mengatakan inovasi dan mindset adalah kunci sukses satker memperoleh predikat WBK/wbbm

"Kuncinya ada di inovasi dan mindset. Kadang inovasi sudah baik, tapi mindset pegawai tidak terbentuk dengan rapi, maka ini bisa menjadi celah upaya kecurangan. Inovasi harus dibarengi dengan mindsett pegawai yg baik" tegas Andy gunawan

Share:

Bapas Watampone mengikuti Kegiatan konsolidasi forum advokasi layanan inklusi

  


Kepala Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, melakukan Kegiatan konsolidasi forum advokasi layanan inklusi yang dilaksanakan di Bunir Cafe Jalan Jenderal Sudirman. Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone yang diwakili oleh Kasubsi BKD Muh. Baydawi dan Kasubsi BKA A. Masjaya. Selasa 16 Februari 2021.
Sehubungan dengan upaya meningkatkan kerjasama dalam rangka mewujudkan layanan peradilan inklusi bagi penyandang disabilitas berhadapan hukum, maka telah dibentuk forum Advokasi Layanan Inklusi yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas yang berhadapan hukum. Forum ini sudah melakukan konsolidasi sejak tahun 2019 untuk memperkuat sinergitas antara stakeholder dalam advokasi layanan peradilan inklusi.
"Dan hasil yang dicapai untuk memperbaiki pelayanan bagi penyandang disabilitas yang berhadapan hukum yang ada di Kabupaten Bone khusus kantor Bapas Kelas II Watampone" menurut A. Masjaya.

Share:

Sambangi Rutan Watansoppeng, Kabapas inisasi kolaborasi meraih WBK/WBBM

 



Kepala bapas kelas II watampone bersama jajaran PK madya dan PK Muda mengunjungi rutan kelas II Watansoppeng, Rabu (10/02/2021). Dalam kunjungannya, Kabapas melaksanakan kegiatan sosialisasi inovasi siruntu untuk kemudahan menjalin koordinasi khususnya fungsi penerimaan klien melalui aplikasi android siruntu. Sementara Jajaran PK Muda dan madya melaksanakan  penggalian data dalam rangka penelitian kemasyarakatan untuk kasus UU ITE dan pelaksanaan penelitan kemasyarakatan untuk asimilasi sesuai permen nomor 32 tahun 2020.

Dalam kunjungannya kabapas watampone andy gunawan mengajak satker di wilayah BOSOWASI (Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai & Sidrap) )untuk saling berkoordinasi dan berkolaborasi meraih predikat WBK/WBBM.

“saat ini instansi pemasyarakatan harus mengedepankan kolaborasi, kolaborasi ini penting agar kita bisa saling bertukar inovasi dan pengetahuan untuk kepentingan bersama khususnya UPT Pemasyarakatan” tegas Andy Gunawan.

Setelah berkoordinasi dengan pejabat structural dan kepala rutan kelas IIB Watansoppeng andy gunawan kemudian melanjutkan sosialisasinya ke bagian registrasi rutan watansoppeng dengan tujuan mensosialisasikan aplikasi SIRUNTU buatan bapas watampone. Dalam sosialisasinya di bagian registrasi, kabapas watampone juga turut berbagi pengalaman perihal keberhasilan bapas watampone meraih predikat WBK

“Jadi kemarin kami tidak muluk-muluk  dalam berkarya, yang terpenting 6 area perubahan memiliki perubahan yang baik dan inovasi berjalan tanpa menyulitkan masyarakat, dan tentunya pimpinan memiliki fungsi control dan otoritas terhadap semua inovasi yang dijalankan bawahan” tegas kabapas dihadapan pegawai rutan kelas IIB Watansoppeng

Dari pantauan tim humas bapas kelas II Watampone, turut hadir PK Madya dan PK Muda dalam rangka penggalian data untuk penelitian kemasyarakatan. Salah satu PK Bapas yang melakukan penggalian data kali ini adalah Mansur, PK Muda yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasubsi BKD Bapas kelas II Palopo

“sekarang ada 17 klien untuk kasus ITE, dan beberapa lainnya terkait permen 32 tahun 2020, karena kasus ini pidana khusus (ITE), Kita harus lebih teliti dalam melaksanakan tugas. Bahkan selain melaksanakan koordinasi, kabapas turun langsung mengawasi kami saat ini” tegas mansur 

Share:

Penasaran dengan Inovasi Bapas watampone, Rombongan UPT Pemasyarakatan Se-Sultra sambangi Bapas Watampone



Kepala balai pemasyarakatan kelas II Watampone Andy Gunawan didampingi ketua tim Pokja pembangunan ZI Menuju WBK/WBBM Janci, dan seluruh jajaran pegawai menerima rombongan UPT Pemasyarakatan Kanwil Sultra Kamis, (04/02/2021). Rombongan studi tiru yang berjumlah puluhan orang silih berganti berdatangan untuk melihat kondisi satker Bapas Watampone yang beberapa bulan lalu meraih gelar penghargaan WBK dari KemenPAN-RB.

Rombongan pertama datang dari Bapas Kendari, Bapas Bau-Bau, dan Rupbasan Kendari. Tampak hadir kepala UPT Masing-masing satker bersama jajaran pegawainya yang ditugaskan untuk mengamati dan belajar terkait pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM. Pada awal kedatangan, rombongan yang diketahui akan mempelajari inovasi dan pengelolaan SDM ini disambut  dan diarahkan menuju sekretariat zona integritas Bapas Watampone.

Pada awal kesempatan, Kabapas Watampone Andy Gunawan dalam sambutannya turut bertrimakasih telah memilih Bapas Watampone sebagai tempat belajar. Andy Gunawan pun menegaskan pembangunan ZI merupakan program nasional yang bertujuan membangun pelayanan publik terbaik untuk masyarakat.

“Hal terpenting dari pembangunan ZI adalah pelayanan untuk masyarakat. Kalo dulu pelayanan berbasis tatap muka, di era virtual sekarang kita harus cerdas memanfaatkan teknologi. Dunia dalam genggaman kali ini menuntut banyak perubahan, termasuk perubahan pelayanan yang tidak mengubah substansi. Bagi masyarakat, pelayanan yang mudah dan efisien adalah pengalaman terbaik, disini kami berupaya memangkas hal-hal rumit agar masyarakat merasa nyaman. Memangkas bukan berarti menghilangkan substansi, tapi justru membuat pengawasan berjalan lebih optimal. Kami membuat inovasi berbasis android seperti Sibesse (sistem database secara elektronik), Mapoji (melapor melalui jaringan), Siruntu (sistem registrasi untuk data terpadu) dan aplikasi ini dibuat dengan biaya 0 rupiah, sebisa mungkin kami berinovasi dengan sumber daya dan anggaran yang ada” tutur andy gunawan.

Pada kesempatan yang sama Ali Akbar Syam pegawai angkatan 2017 selaku Koordinator tim Pokja Bidang Tata Laksana yang juga menginisasi aplikasi berbasis android turut memberikan penjelasan tentang inovasi yang ia ciptakan. “Jujur bapak dan ibu sekalian, kebanyakan inovasi ini lahir di luar jam kerja, bahkan ada yang lahir di warkop dari hasil diskusi dengan teman-teman. Saya mencoba posisikan diri sebagai customer, dan saya mencoba mencari cara yang membuat customer nyaman. Agar Bapas Watampone diketahui oleh masyarakat, hal yang paling utama saya lakukan adalah bagaimana informasi tentang Bapas Watampone dapat diketahui dengan mesin pencari google. Sekarang, jika bapak ibu mengetik "bapas watampone" disana akan muncul alamat, nomor handphone, jam pelayanan, profil, web instansi, media sosial youtube, facebook, instagram twiter dan ulasan konsumen. Tracking googling menjadi penting untuk sebuah instansi dan itu yang kami lakukan. dari situ kami membuat inovasi layanan berbasi android yang memudahkan masyarakat dan pegawai dengan sistem control langsung ke atasan melalui gadget. Jadi inovasi ini memudahkan masyarakat dan memudahkan pegawai dengan mengedepankan mekanisme pengawasan dari pimpinan” tegas Ali Akbar

Pada kesempatan lainnya, ditengah sharing session tampak para peserta antusias bergantian mengajukan pertanyaan kepada tim pokja ZI Bapas watampone. Salah satu peserta mengajukan pertanyaan terkait apa kunci sukses bapas watampone meraih predikat WBK. Mendengar pertanyaan peserta, kabapas watampone dengan sigap menjawab “kunci sukses sebenarnya tidak jauh dari kita, komitmen tentu harus ada, integritas menjadi keharusan karena kita hendak membangun wilayah bebas korupsi. Nah, bagaimana ini direalisasikan ? sebagai pimpinan saya membangun sistem yang tanpa disadari akan memberikan dampak langsung kepada pegawai. Misalnya, hal terkecil, komitmen tepat waktu, disini kami absensi melalui citra wajah pegawai yang terkoneksi dengan SIMPEG Kemenkumham, jika datang terlambat, maka pegawai harus mengganti sesuai keterlambatan, jika tidak sistem yang akan berbicara secara otomatis, pemotongan pendapatan. Jadi pengawasan melalui pimpinan dan sistem yang berjalan membuat semua pegawai berusaha meninggalkan zona nyaman, dan berlomba-lomba agar tidak membuat pelanggaran. Disini sebagai pimpinan saya membangun budaya kerja yang masing-masing bertanggungjawab atas apa yang dilakukan. Di sisi lain pengawasan saya sebagai pimpinan terus berjalan. dari sinilah mindset perlahan-lahan berubah hingga kami bekerjasama membangun satker ini” pungkas Kabapas.

Diakhir sharing session studi tiru, rombongan dipandu oleh duta layanan mengunjungi beberapa spot di bapas watampone yang dapat dijadikan percontohan dalam pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM 

Share:

Menjadi satu-satunya Bapas Kelas II di Indonesia yang bepredikat WBK, Bapas Watampone jadi destinasi studi tiru



Menjadi satuan kerja yang memperoleh predikat wilayah bebas korupsi (WBK) membuat bapas kelas II Watampone menjadi tempat “belajar” bagi UPT Pemasyarakatan. Setelah sukses menyabet penghargaan bergengsi WBK dari Kementerian PAN-RB di akhir tahun 2020, kali ini diawal tahun 2021 Bapas Watampone mulai menerima jadwal kunjungan studi tiru dari kanwil diluar wilayah Sulawesi Selatan, Kamis (04/02/2021). Kunjungan dari rombongan kantor wilayah Sulawesi tenggara dan UPT Pemasyarakatan menjadi menjadi pintu awal masuknya satker yang memulai giat studi tiru di Bapas Kelas Watampone.

Bertempat di ballroom Sentosa Hotel Novena Kabupaten Bone, Bapas Kelas II Watampone bersama Lapas kelas II Watampone menyambut kehadiran rombongan kanwil Sulawesi Tenggara. Dalam kegiatan yang bertajuk  sharing session ini turut hadir Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sulawesi Tenggara bersama jajaran kepala UPT Pemasyarakatan, Kepala Lapas Kelas II Watampone dan Andy Gunawan Kepala Bapas Kelas II Watampone. Kegiatan dimulai dengan sambutan tuan rumah lapas kelas II Watampone dan Bapas kelas II Watampone.

Dalam arahannya, Andy gunawan selaku Kabapas Kelas II Watampone menjelaskan perjalanan satkernya hingga meraih predikat WBK

“Secara profil kami ini sama dengan UPT Bapak dan ibu sekalian, namun sebagai pimpinan saya mengelola sumber daya manusia dengan komitmen terbaik. Di bapas watampone ada kaum “Kolonial” dan kaum “milenial”. Kaum kolonial yang saya maksud disini adalah mereka generasi baby boomers yang syarat akan pengalaman, sementara kaum milenial mereka didominasi oleh angkatan 2017 yang menawarkan ide dan gagasan segar untuk masa depan satker. Nah dari SDM yang saya punya, saya mendengarkan pengalaman dari generasi baby boomers, dan menggabungkannya dengan gagasan anak muda milenial hingga tercipta budaya kerja yang saling mengisi satu sama lain. Sebagai pimpinan saya memiliki otoritas kontrol dalam kinerja dan inovasi yang mereka lakukan. Saya selalu terbuka kepada pegawai bahkan, kadang saya masuk keruangan mereka hanya sekedar untuk berdiskusi, dari situlah sering lahir inovasi anak muda yang dikolaborasikan dengan pengalaman generasi sebelumnya.” tegas andy gunawan kabapas watampone.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sulawesi Tenggara H Muslim sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas sambutan dari bapas kelas II Watampone yang justru diluar dugaannya.

“kami rombongan jauh-jauh datang untuk studi tiru, awalnya kami hanya berharap rombongan ini mendapat ilmu yang bermanfaat, tapi ternyata kegiatan ini dihelat dengan zoom meeting ke satker kami sehingga yang tidak ikut rombongan juga bisa mendapatkan pengetahuan dari bapak dan ibu sekalian semoga kedepannya bapak ibu di bone bisa meraih predikat WBBM dan kami mengikuti jejaknya”

Diakhir sambutan kepala divisi pemasyarakatan yang juga merupakan ketua NU Sulawesi tenggara ini memimpin doa bersama agar bapas dan lapas watampone dapat merawat komitmen hingga bisa meraih predikat WBBM tak lupa ia juga turut berdoa agar satker yang berada diwilayah kerjanya dapat memperoleh prestasi serupa dengan lapas dan bapas watampone

Di akhir acara sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada bapas watampone dan lapas watampone kepala divisi pemasyrakatan H Muslim memberikan penghargaan berupa plakat yang diterima oleh kabapas dan kalapas watampone. Setelah acara sharing session dan pemaparan oleh masing-masing tim pokja, rombongan bertolak dari hotel novena menuju bapas watampone dan lapas watampone untuk mempertajam studi tiru dan berdiskusi lebih lanjut terkait pembangunan zona integritas.

Share:

Link Terkait

Instagram

Bapas Watampone YouTube



Instagram

narator

Maps

Recent Posts