Menjadi satu-satunya Bapas Kelas II di Indonesia yang bepredikat WBK, Bapas Watampone jadi destinasi studi tiru



Menjadi satuan kerja yang memperoleh predikat wilayah bebas korupsi (WBK) membuat bapas kelas II Watampone menjadi tempat “belajar” bagi UPT Pemasyarakatan. Setelah sukses menyabet penghargaan bergengsi WBK dari Kementerian PAN-RB di akhir tahun 2020, kali ini diawal tahun 2021 Bapas Watampone mulai menerima jadwal kunjungan studi tiru dari kanwil diluar wilayah Sulawesi Selatan, Kamis (04/02/2021). Kunjungan dari rombongan kantor wilayah Sulawesi tenggara dan UPT Pemasyarakatan menjadi menjadi pintu awal masuknya satker yang memulai giat studi tiru di Bapas Kelas Watampone.

Bertempat di ballroom Sentosa Hotel Novena Kabupaten Bone, Bapas Kelas II Watampone bersama Lapas kelas II Watampone menyambut kehadiran rombongan kanwil Sulawesi Tenggara. Dalam kegiatan yang bertajuk  sharing session ini turut hadir Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sulawesi Tenggara bersama jajaran kepala UPT Pemasyarakatan, Kepala Lapas Kelas II Watampone dan Andy Gunawan Kepala Bapas Kelas II Watampone. Kegiatan dimulai dengan sambutan tuan rumah lapas kelas II Watampone dan Bapas kelas II Watampone.

Dalam arahannya, Andy gunawan selaku Kabapas Kelas II Watampone menjelaskan perjalanan satkernya hingga meraih predikat WBK

“Secara profil kami ini sama dengan UPT Bapak dan ibu sekalian, namun sebagai pimpinan saya mengelola sumber daya manusia dengan komitmen terbaik. Di bapas watampone ada kaum “Kolonial” dan kaum “milenial”. Kaum kolonial yang saya maksud disini adalah mereka generasi baby boomers yang syarat akan pengalaman, sementara kaum milenial mereka didominasi oleh angkatan 2017 yang menawarkan ide dan gagasan segar untuk masa depan satker. Nah dari SDM yang saya punya, saya mendengarkan pengalaman dari generasi baby boomers, dan menggabungkannya dengan gagasan anak muda milenial hingga tercipta budaya kerja yang saling mengisi satu sama lain. Sebagai pimpinan saya memiliki otoritas kontrol dalam kinerja dan inovasi yang mereka lakukan. Saya selalu terbuka kepada pegawai bahkan, kadang saya masuk keruangan mereka hanya sekedar untuk berdiskusi, dari situlah sering lahir inovasi anak muda yang dikolaborasikan dengan pengalaman generasi sebelumnya.” tegas andy gunawan kabapas watampone.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sulawesi Tenggara H Muslim sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas sambutan dari bapas kelas II Watampone yang justru diluar dugaannya.

“kami rombongan jauh-jauh datang untuk studi tiru, awalnya kami hanya berharap rombongan ini mendapat ilmu yang bermanfaat, tapi ternyata kegiatan ini dihelat dengan zoom meeting ke satker kami sehingga yang tidak ikut rombongan juga bisa mendapatkan pengetahuan dari bapak dan ibu sekalian semoga kedepannya bapak ibu di bone bisa meraih predikat WBBM dan kami mengikuti jejaknya”

Diakhir sambutan kepala divisi pemasyarakatan yang juga merupakan ketua NU Sulawesi tenggara ini memimpin doa bersama agar bapas dan lapas watampone dapat merawat komitmen hingga bisa meraih predikat WBBM tak lupa ia juga turut berdoa agar satker yang berada diwilayah kerjanya dapat memperoleh prestasi serupa dengan lapas dan bapas watampone

Di akhir acara sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada bapas watampone dan lapas watampone kepala divisi pemasyrakatan H Muslim memberikan penghargaan berupa plakat yang diterima oleh kabapas dan kalapas watampone. Setelah acara sharing session dan pemaparan oleh masing-masing tim pokja, rombongan bertolak dari hotel novena menuju bapas watampone dan lapas watampone untuk mempertajam studi tiru dan berdiskusi lebih lanjut terkait pembangunan zona integritas.

Share:

No comments:

Post a Comment

Link Terkait

Instagram

Bapas Watampone YouTube



Instagram

narator

Maps

Recent Posts