Penarikan Mahasiswa KKLP IAIN Bone di Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone


Watampone – Mahasiswa peserta KKLP IAIN Bone  di Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone telah resmi menyelesaikan tugas Rabu 12 Oktober 2022. Sebagai penanda usainya tugas kami di Bapas Watampone, Kami ingin berterima kasih khususnya bagi PLT Kabapas Watampone dan seluruh pihak terlibat, tentu semua kegiatan tidak akan bisa berjalan tanpa hambatan jika tidak ada kerja sama dari kita semua. “Terima kasih telah memberikan bimbingan termasuk bantuan kepada kami untuk menyelesaikan tugas, apresiasi dan rasa syukur karena telah disambut dengan sangat ramah selama menjalani kegiatan di Bapas Watampone”. ungkap Ketua Tim KKLP IAIN Bone.


Marwati, PLT Bapas Kelas II Watampone menjelaskan bahwa Satuan Kerja Kami telah menjadi salah satu favorit destinasi tujuan pembelajaran mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone untuk melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP). “Satker Kami telah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), tentu ini akan semakin memotivasi para Mahasiswa untuk KKLP di Bapas Watampone”, terang Marwati. Pada tanggal 14 September 2022 Bapas Watampone menerima sebanyak 16 (enam belas) mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone, jurusan Syariah, program studi Hukum Keluarga Islam dan Hukum Tata Negara dan hari ini para Mahasiswa ini telah melaksanakan KKLP selama 30 (tiga puluh) hari kerja. 


Tujuan dari KKLP ini sebagai sarana pelatihan pengaplikasian secara langsung ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mengenal secara langsung situasi dan kondisi dunia kerja yang sebenarnya, dan beradaptasi pada lingkungan kerja serta menjalin komunikasi yang baik dalam suatu instansi, perusahaan atau organisasi dalam konteks pelayanan hukum. "Jadi mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone telah uasai melaksanakan KKLP di satker kami. Semoga  para Mahasiswa ini dapat memperdalam keilmuan dan pengalaman, khususnya dibidang kelembagaan negara dan pelayanan hukum yang ada di Bapas Watampone," tegas Samsu Jumadi, Kaur Tata Usaha Bapas Watampone. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Bench Marking Study Pembangunan Zona Integrasi Menuju WBK/WBBM, Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone Kunjungi Kejaksaan Negeri Maros



Watampone – Komitmen Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone dalam mendukung pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus dilakukan. PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati bersama Tim Kelompok Kerja (pokja) WBK/WBBM yang diketuai oleh Kaur TU Bapas Watampone, Samsu Jumadi, mengunjungi Kejaksaan Negeri Maros, Jumat 08 Oktober 2022.

Kepala Kejaksaan Negeri Maros, Wahyu Eko Husodo beserta jajarannya menyambut hangat kedatangan Tim Pokja WBK/WBBM Bapas Watampone dengan hangat. “Maksud dari kedatangan kami untuk bertukar informasi dan pengalaman dengan Kejari Maros yang menjadi parameter untuk meningkatkan kualitas standar manajemen organisasi kami, Membangun ZI sampai pada akhirnya berhasil meraih predikat bergengsi  WBK/WBBM merupakan impian dari setiap satuan kerja namun tentunya dalam proses tersebut harus penuh dengan semangat integritas dari masing- masing pegawai, dan rela berkorban waktu serta dikuatkan pula dengan sosok pimpinan yang mampu menjadi role model kepada bawahannya,” Jelas Marwati.

“Untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa reformasi birokrasi telah memberikan hasil yang nyata berupa pelayanan yang berkualitas dan berintegritas, Kami membuat program dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan yang bertujuan menjawab isu-isu aktual yang terjadi di masyarakat, kemudian melakukan compairing sebelum dan sesudah program dilaksanakan kemudian dipaparkan dalam bentuk laporan, Kejaksaan negeri Maros akan terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan akan menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme KKN”, terang Wahyu Eko Husodo dalam sambutannya.

Pada agenda ini Wahyu Eko Husodo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih karena telah memilih Kejaksaan Negeri Maros sebagai objek bench marking study, beliau melanjutkan “Predikat WBK dan WBBM yang telah kami raih bukan hanya simbol, tapi merupakan wujud nyata untuk menciptakan birokrasi yang berwibawa, bersih dan melayani serta menyelenggarakan fungsi pelayanan yang sudah berkomitmen dan menjamin layanan yang diberikan telah bebas dari praktek KKN”, tambahnya. Usai berbagi kiat kiat dalam membangun ZI selanjutnya tim studi tiru diarahkan melakukan peninjauan lapangan guna melihat secara langsung penerapan dari ragam inovasi yang dimilki Kejari Maros.

(Humas Bapas Watampone) 

Share:

Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone Kembali Jadi Tempat Bench Learning Untuk Pembangunan Zona Integrasi Menuju WBK/WBBM


Watampone – Komitmen Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone dalam mendukung pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus dilakukan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bapas Kelas II Watampone dengan menerima kunjungan studi tiru sebagai objek bench learning Pembangunan Zona Integritas dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Sidrap, Rabu (05/10/2022).


PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati bersama Tim Kelompok Kerja (pokja) Zona Integritas menerima dengan hangat kedatangan Tim Pokja ZI Rutan Kelas II Sidrap untuk melaksanakan studi tiru Kantor predikat WBK. “Maksud dari kedatangan kami untuk bertukar informasi dan pengalaman dengan Bapas Kelas II Watampone agar dapat diterapkan di Rutan Kelas II Sidrap, guna mewujudkan WBK dan WBBM”, ujar Mansur, Kasubsi Pelayanan selaku ketua tim sudi tiru. Pertukaran informasi dan pengalaman yang dimaksud untuk meningkatkan pelayanan yang ada pada Rutan Kelas II Sidrap guna memberikan pelayanan terbaik untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun pelayanan untuk masyarakat. Mansur mengapresiasikan pencapaian Bapas Kelas II watampone yang sebelumnya mendapatkan predikat WBK dan bersiap untuk mendapatkan predikan WBBM.

Pada agenda ini Marwati mengucapkan terima kasih karena telah memilih Bapas Watampone sebagai salah satu tempat bench learning studi tiru, beliau melanjutkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) merupakan predikat yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kepada unit kerja di instansi pemerintah yang menyelenggarakan fungsi pelayanan yang sudah berkomitmen dan menjamin layanan yang diberikan telah bebas dari praktek KKN.
(Humas Bapas Watampone)
Share:

Bapas Watampone gelar Perjanjian kerjasama bersama STIH Pengayoman, ini tujuannya


Demi menjaga kualitas SDM, Bapas kelas II Watampone melaksanakan perjanjian kerjasama bersama Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone Selasa (04/10/2022). Kegiatan perjanjian kerjasama ini dihadiri oleh Ketua STIH Dr. Hartawati, Ketua program studi STIH, pejabat struktural lingkup Bapas watampone JFT dan JFU Bapas Watampone. "Alhamdulillah STIH telah melahirkan banyak alumni di Bapas Watampone, salah satunya KAUR TU bapas Watampone, dan pejabat JFT Bapas Watampone. Kedepannya kami berharap sinergitas ini dapat terus berjalan harmonis" pungkas Ketua STIH Dr. Hartawati.

Diketahui sebelumnya melalui perjanjian kerjasama kedua belah pihak dari Bapas Watampone dan STIH sepakat menjalin kerjasama selama 5 tahun kedepannya untuk program studi Pascsarjana dan S1 bagi pegawai yang akan melanjutkan studi.
Marwati selaku PLT Kabapas mengungkapkan rasa apresiasi mendalam atas perjanjian kerjasama ini. "Kami sangat mengapresiasi perjanjian ini harapan kami kedepan dapat melahirkan bibit unggul di lingkungan kemenkumham yang paham betul soal hukum dan profesi penegak hukum" tegas Marwati.
(Humas Bapas Watampone)
Share:

PLT Kabapas Kelas II Watampone Hadiri Grand Opening Kantor Gadai Mas Sulawesi Selatan Unit Bajoe

 


Watampone – Senin, 03 Oktober 2022, Marwati, PLT Kabapas Kelas II Watampone mengikuti “Grand Opening Kantor Gadai Mas Sulsel Unit Bajoe” turut hadir pada kegiatan tersebut kep ala Kantor Gadai Mas Unit Bajoe, Hajar beserta jajarannya melaksanakan peresmian unit kantor cabang PT. Gadai Mas tersebut. Ditengah gelombang PHK karena pandemi Covid-19, PT. Gadai Mas Sulsel sebaliknya membuka ruang lapangan pekerjaan. Ekspansi bisnis dan layanan yang tengah dikembangkan saat ini dan seterusnya, membutuhkan tenaga-tenaga professional, dalam rangka itu, Kantor Gadai Mas Unit Bajoe merekrut karyawan gadai profesional, khususnya untuk bidang pekerjaan sebagai penaksir.
“Merupakan komitmen kami bahwa Gadai MAS akan terus berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pertumbuhan usaha produktif masyarakat melalui penyediaan produk dan layanan yang inovatif dan didukung SDM yang handal guna mewujudkan visi perusahaan menjadi perusahaan gadai swasta terbaik pilihan masyarakat di Indonesia” tegas Hajar dalam sambutannya.
Marwati menyampaikan apresiasi dan  mengucapkan atas pembukaan Kantor Gadai Mas Sulsel Unit Bajoe. Gadai MAS melaksanakan kegiatan usaha pergadaian yang diselenggarakan secara konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi penyaluran uang pinjaman dengan jaminan berdasarkan hukum gadai, pelayanan jasa titipan barang berharga (emas) dan pelayanan jasa taksiran yang memberikan pendapatan berdasarkan komisi (fee based income) sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bidang jasa keuangan dan/atau kegiatan usaha lain, “semoga dengan kehadirannya dapat mendukung perekonomian masyarakat kab. Bone” ujar Marwati. (Humas Bapas Watampone)
Share:

Bergerak Bersama Jaga Lingkungan Kerja Tetap Asri, Semangat Bapas Watampone Tumbuhkan Lingkungan Kerja Kondusif


Watampone – Budaya Jumat Bersih dapat menjadi kebiasaan yang baik dan menyehatkan dengan berbagai manfaat diantaranya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan kantor yang asri. “Tujuan kegiatan Jumat bersih ini untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi setiap pegawai terhadap pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga lingkungan kerja kondusif bagi jajaran Pegawai Bapas Kelas II Watampone dapat terjaga dengan baik”, ungkap Marwati, PLT Kabapas Watampone. Kebersihan merupakan syarat mutlak untuk mencapai kesehatan. Lingkungan kerja nyaman, tubuh sehat, maka fokus akan terjaga dalam  melaksanakan tugas sehingga dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat khususnya Klien Pemasyarakatan”.
Jumat 23 September 2022, PLT Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone, Marwati beserta Jajarannya dan Mahasiswa KKLP IAIN Bone bergerak bersama dalam kegiatan Jumat Bersih, menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan kantor yang sehat guna menciptakan Lingkungan Kerja yang kondusif. “Orang yang bersih bukanlah orang yang lari dari kotoran, tetapi orang yang meluangkan waktu dan tenaga untuk merapikan lingkungan yang kotor”, jelas Ali Akbar Syam, PK Pertama Bapas Watampone. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bergotong royong membersihkan ruangan kerja, Mushalla Al Ikhlas, halaman dan area trotoar kantor.
PLT Bapas Kelas II Watampone tak pernah bosan mengingatkan dan mengajak jajarannya serta Mahasiswa KKLP IAIN Bone agar terus membiasakan menjaga kebersihan lingkungan kerja setiap hari tidak mesti pada kegiatan Jumat Bersih“Sebagai ASN sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan melakukan hal positif “Kebersihan adalah pola pikir, cara berpikir akan merubah tindakan, tindakan akan merubah kebiasaan yang berpengaruh pada karakter, karakter akan mengubah kenyataan, Kebersihan bagi sebagian orang merupakan suatu kebajikan, bagi sebagian kebutuhan, bagi sebagian yang lain merupakan kemewahan” tegas Marwati. Humas Bapas Watampone)
Share:

Pemasyarakatan Kelas II Watampone Ikuti Scooping Studies Manajemen Penanganan Tahanan Teroris WBP, Dan ABH


Watampone - Dalam rangka memetakan praktek manajemen kolaborasi penanganan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), dan Tahanan Teroris, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan(Ditjen Pas) Kemenkumham RI bekerja sama dengan Aliansi Damai Indonesia (AIDA), Center for Detention Studies (CDS), Yayasan Prasasti Perdamaian (YPP), dan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) melaksanakan penelitian Scooping Studies dengan melakukan kunjungan secara Daring ke UPT Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone melalui media Zoom Meeting pada Rabu, 21 September 2022.

Kegiatan ini diikuti jajaran JFT Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan dan dilakukan wawancara oleh Organisasi Mitra Kemenkumham RI terhadap  Janci selaku Pembimbing Kemasyarakatan Madya, Andi Masjaya selaku Kasubsi Bimbingan Klien Anak, Muh. Baydawi selaku Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa, dan Samsu Jumadi selaku Kepala Tata Usaha Bapas Watampone. (Humas Bapas Watampone)
Share:

Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone Terima Mahasiswa KKLP IAIN Bone, Ini Harapan PLT Kabapas Watampone

Watampone - Bapas kelas II Watampone menjadi salah satu destinasi tujuan pembelajaran mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone untuk melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP). Pada tanggal 14 September 2022 Bapas Watampone menerima sebanyak 15 (lima belas) mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone, jurusan Syariah, program studi Hukum Keluarga Islam dan Hukum Tata Negara. Para mahasiswa ini akan melaksanakan KKLP selama 30 (tiga puluh) hari kerja yang terhitung mulai tanggal 14 September 2022 sampai selesai.

Penerimaan mahasiswa KKLP ini mendapat sambutan hangat dari PLT Kabapas Watampone Marwati. Tujuan dari KKLP ini sebagai sarana pelatihan pengaplikasian secara langsung ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mengenal secara langsung situasi dan kondisi dunia kerja yang sebenarnya, dan beradaptasi pada lingkungan kerja serta menjalin komunikasi yang baik dalam suatu instansi, perusahaan atau organisasi dalam konteks pelayanan hukum. "Jadi saat ini ada 15 (lima belas) mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone melaksanakan KKLP satker kami. Tujuannya jelas untuk memperdalam keilmuan khususnya dibidang kelembagaan negara dan pelayanan hukum yang ada di Bapas Watampone. Pesan saya silahkan ambil ilmu sebanyak-banyaknya ditempat ini dan silahkan belajar dengan siapa saja di kantor kami, harapan saya semoga para mahasiswa ini dapat memberikan perubahan positif bagi peninggkatan kinerja Bapas Watampone" tegas PLT Kabapas Marwati.

Ditemui terpisah, Madul Yaqin Makkarateng, dosen pembimbing IAIN Bone turut mengapresiasi keterbukaan Bapas Watampone dalam menerima mahasiswa yang hendak melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) "Ini program jurusan kami di IAIN Bone, Tentunya kami sangat berterima kasih telah diterima dan disambut dengan hangat, kedepannya kami akan terus memantau pembelajaran mahasiswa di Bapas Watampone dan semoga dapat berjalan dengan lancar kedepannya" tegas Madul Yaqin Makkarateng. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Keluarga Besar Watampone Gelar Haul Mengenang Jasa dan Pengabdian Andi Gunawan , Kabapas Kelas II Watampone


Keluarga Besar Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone pada Rabu 14 September 2022, menggelar Haul mengenang  jasa dan pengabdian Andi Gunawan (alm.), Kabapas Kelas II Watampone (2019 – 2021). Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mendoakan kepada almarhum agar dosa-dosanya diampuni dan segala amal kebaikannya diterima Allah SWT serta guna mendoakan kebaikan dan juga untuk mengenang jasa atas pengabdian beliau selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan dimulai dengan mengirimkan  surat Al-Fatihah untuk almarhum diteruskan dengan bacaan ayat-ayat suci AlQur’an dan kemudian dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad Amir Shah. Dalam cemarahnya ustad menyampaikan agar senantiasa mengingat akhir perjalanan hidup dari manusia dan menyiapkan bekal yang cukup guna menyambut kehidupan setelah kematian, “Tak ada materi apapun yang manusia akan bawa selain daripada amal shaleh di hadapan Rabbnya, Allah Azza Wa Jallah”, terang Amir Shah.

Menutup kegiatan Marwati, PLT Kabapas Kelas II Watampone berharap agar jajarannya dapat meniru tauladan Alm. Andi Gunawan, dapat memberikan keridhoan dan maaf kepada khilaf beliau jika terdapat kesalahan baik disengaja maupun tidak selama masa hidupnya. “Sebagai ASN sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan melakukan hal positif, sebaik-baiknya manusia adalah dia yang bermanfaat dan mendatangkan kebaikan bagi orang lain” tutup Marwati. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Balai Pemayarakatan Kelas II Watampone Gelar Sosialisasi Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Bekerjasama Dengan Bank Syariah Mandiri KC. Bone



Watampone - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone guna mewujudkan “Pelayanan Prima dan PASTI” menggelar kegiatan sosialisasi pelayanan prima yang berintegritas, bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri (BSI) KC. Bone di Aula Kantor Bapas Kelas II Watampone, pada Senin 12 September 2022. Kegiatan ini dihadiri PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati, dengan didampingi Kaur TU (Samsu Jumadi), Kasubsi BKD (Muh. Baydawi), dan Kasubsi BKA (A. Masjaya) serta jajaran pegawai Bapas Kelas II Watampone dengan menghadirkan Kepala Cabang BSI KC. Bone, Agus Salim selaku narasumber.
Pelayanan Prima ( Service Excellent) adalah suatu pelayanan yang terbaik dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. Dengan kata lain, pelayanan  prima merupakan suatu pelayanan yang memenuhi standar kualitas dalam artiansuatu pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kepuasan masyarakat khususnya bagi Klien Pemasyarakatan. Agus Salim, memaparkan beberapa contoh pelayanan yang diberikan oleh beberapa organisasi seperti “Sambut, Salam, Senyum” serta untuk menciptakan interaksi yang berkesan kepada masyarakat selaku pengguna layanan publik maka sangat penting memahami esensi layanan dari suatu organisasi. Pelayanan yang diberikan masing-masing organisasi tentunya berfokus  untuk  meraih  kepuasan  dari  masyarakat.
Menerapkan etos kerja  Kementerian Hukum dan HAM RI menyelenggarakan pelayanan publik di bidang hukum yang berkualitas berdasarkan indikator kinerja pegawai dan parameter mutu,diharapkan dengan diadakannya sosialisasi budaya pelayanan prima ini, maka dapat   menjadi   referensi   bagi jajaran pegawai   Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone untuk membenahi “Penampilan, Sikap, dan Wawasan/Skill” menjadi lebih baik lagi dalam pelayanan publik ,   sehingga   harapa, Kebutuhan, dan kepuasan dari  Klien Pemasyarakatan dapat tercapai ungkap Marwati menutup kegiatan ini. (Humas Bapas Kelas II Watampone)
Share:

PLT Kabapas Kelas II Watampone Berikan Penguatan Budaya Organisasi dan Kode Etik ASN Bagi Jajarannya


Watampone - Bertempat di aula kantor jajaran pegawai Bapas Kelas II Watampone mengikuti arahan penguatan “Budaya Organisasi dan Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN)” yang diberikan secara langsung oleh Marwati, PLT Kabapas Kelas II Watampone. Jajaran pegawai antusias menyambut  kegiatan ini yang dilaksanakan pada Senin 12  September 2022. Marwati dalam pengarahannya menyampaikan pendapat para ahli terkait Budaya Organisasi yang merupakan kesatuan perangkat nilai yang ada di suatu organisasi yang memiliki pengaruh terhadap tata cara pelaksanaan suatu pekerjaan dan menjadi kaidah bagi para anggota organisasi dalam berperilaku (Cushway dan Lodge - 2000) atau dengan artian lain merupakan seperangkat norma yang diterapkan dan disetujui oleh para anggota organisasi, dapat mengarahkan para anggotanya dalam melaksanakan praktik profesinya, serta menjamin mutu moral dari profesi tersebut di mata masyarakat (Abdul Kadir - 2006).

“Penguatan budaya organisasi dan kode etik ASN sesuai dengan UU RI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara  sangat dibutuhkan sebagai sarana kontrol sosial dan sebagai petunjuk serta arahan bagi anggotanya untuk mengetahui bagaimana seharusnya mereka bersikap dan sekaligus menjamin kualitas moral profesi tersebut di mata masyarakat”, terang Marwati. Edukasi dan sosialisasi secara intens kepada pegawai ASN serta menunjukkan contoh sikap pimpinan yang berintegritas dapat mencegah secara preventif penyimpangan-penyimpangan kewenangan dan tetap pada alur tugas dan fungsi ASN.

Menutup arahannya, Marwati meminta semua pegawai untuk melaksanakan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian terhadap bangsa dan negara. Kode etik dan Budaya organisasi, terutama menyangkut nilai individu mengenai kreativitas, motivasi, dan inovasi, bisa ditingkatkan bila terdapat kepastian mengenai reward dan punishment. Beliau berharap dengan menerapkan tata nilai ANEKA – Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi, mari kita senantiasa menjaga Budaya Organisasi danberpedoman pada Kode Etik ASN sehingga integritas dan profesionalisme kerja berjalan dengan baik sesuai visi dan misi Kementerian Hukum dan HAM RI. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Kembali bentuk panitia qurban, Bapas Watampone rencanakan 8 ekor sapi untuk idul adha


Jajaran pegawai Bapas kelas II Watampone menggelar rapat pertanggungjawaban panitia kurban sekaligus pemilihan panitia kurban periode 2023. (24/08/2022). Diketahui sebelumnya idul Adha tahun 2022 Bapas Watampone menggelar pemotongan hewan qurban berupa sapi sebanyak 7 ekor hasil dari urunan para pegawai Bapas Watampone.

"Kami bentuk kembali panitia untuk kedepannya. Target mungkin 8 ekor sapi untuk tahun depan" tegas Hamsi ketua panitia terpilih.
Ditemui terpisah kepala tata usaha Bapas Watampone Samsu Jumadi berharap kepanitiaan kurban periode 2023 dapat berjalan lancar dan lebih baik dari sebelumnya.
"Alhamdulillah pertanggungjawaban panitia kurban diterima oleh seluruh pegawai, dan kami membentuk panitia kembali, yang terpilih pak Hamsi, didampingi pak Tahir sebagai sekretaris dan Rahmaniar sebagai bendahara. Kami berharap kepengurusan lebih baik dari sebelumnya" pungkas Samsu.
Share:

Bapas Watampone Gelar kegiatan Jumat berkah, ini tujuannya



Sebagai perpanjangan tangan pemerintah di daerah khususnya Kementerian Hukum dan HAM, Bapas kelas II Watampone melaksanakan kegiatan Jumat berkah di sekitaran halaman kantor Jumat (26/08/22).
Kegiatan Jumat berkah merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pegawai pasca pembubaran dan pembentukan panitia qurban di lingkungan Bapas Watampone. Kesepakatan ini menjadi bulat dan diusung langsung oleh seluruh jajaran Bapas Watampone.
"Jumat berkah kemarin merupakan hasil kesepakatan bersama pegawai. Tujuannya agar masyarakat sekitar juga mendapatkan makan siang yang layak dan dapat merasakan sebagian dari Rezki kita sebagai pegawai" pungkas PLT Kabapas Marwati.
Ditemui terpisah, hamsi selaku ketua panitia kurban terpilih untuk periode 2022-2023 mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas inisiatif seluruh pegawai.
"Saya senang dengan kegiatan seperti ini, para pekerja yang lewat halaman kantor juga mendapatkan kesenangan atas kegiatan ini. Harapan kami semoga bisa bermanfaat bagi sesama" tegas Hamsi, PK Madya Bapas Watampone.
Share:

Bersama jajaran forkopimda PLT Kabapas hadiri upacara 17 Agustus 2022



Semarak HUT RI ke 77 berlangsung di Lapangan Merdeka Kab. Bone Sulawesi Selatan. Berbagai instansi pemerintah baik vertikal maupun Pemda turut meramaikan upacara 17 Agustus di Lapangan Merdeka Kab. Bone.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone Fashar Padjlangi dihadiri oleh jajaran kepala SKPD dan perwakilan instansi serta forkopimda. PLT Kabapas Watampone Marwati  juga turut hadir bersama Kalapas Watampone Syarifuddin Nakku.
Ditemui tim humas PLT Kabapas Watampone berharap agar upacara tidak hanya sekedar simbolisasi HUT RI, melainkan membawa semangat para pejuang yang merebut kemerdekaan.
"Suasana sangat khidmat, saya berharap upacara ini dapat menjadi ajang internalisasi jiwa patriotisme dan cinta tanah air kepada seluruh masyarakat" tegas Marwati.
Share:

Kenakan pakaian adat, jajaran Bapas Watampone hadiri upacara HUT RI



Menyambut HUT RI yang ke 77 jajaran Bapas Watampone menghadiri upacara HUT RI tanggal 17 Agustus 2022 di lapangan tenis Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Watampone. Dalam upacara tersebut turut hadir jajaran pejabat struktural dan fungsional dari Lapas dan Bapas Watampone.
Tema upacara kali ini mengusung "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat". Dalam pantauan tim humas tampak seluruh pegawai baik Bapas maupun Lapas mengenakan pakaian adat Nusantara.
Setelah upacara, Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian remisi secara simbolik kepada narapidana yang berada dibawah binaan Lapas Kelas IIA Watampone oleh Bupati Bone Fashar Padjalangi yang dihadiri oleh forkopimda.
Share:

Rangkaian HDKD, Bapas kelas II Watampone gelar tabur bunga di TMP Watampone




Jajaran Bapas kelas II Watampone menggelar kegiatan upacara penghormatan dan tabur bunga di taman makam pahlawan kab Bone Rabu, (11/08/2022). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural, JFT dan JFU Bapas watampone. Kegiatan tabur bunga dilaksanakan berdasarkan surat edaran Sekretariat jendral perihal Penyelenggaraan Kegiatan Tabur Bunga dalam rangka Memperingati Hari Dharma karya Dhika ke 77.
Marwati selaku PLT Kabapas mengaku kegiatan rutinitas tahunan ini tidak hanya seremonial, namun lebih jauh untuk menanamkan jiwa patriotik didalam diri sendiri dan para jajarannya. "Kegiatan tabur bunga untuk mengenang saja para pahlawan agar kita dapat menginternalisasi nilai patriotik didalam diri kita. Dan Sebagai pelayan publik kami harus menjunjung tinggi nilai-nilai yang dibawa oleh para pendahulu kita" tegas Marwati.
Share:

Sambut HDKD Bapas Watampone gelar Kumham peduli donor darah


Dalam rangka menyambut Hari Dharma Karya Dhika Jajaran Bapas Kelas II Watampone melaksanakan kegiatan donor darah Jumat (29/07/2021). Kegiatan ini dilaksanakan bersama seluruh jajaran pejabat struktural dan JFT dilingkungan Bapas Kelas II Watampone.

Kegiatan donor darah ini awalnya diketahui di ikuti oleh 10 orang pegawai Bapas Watampone namun hanya 6 orang yang berhasil lolos screening untuk ikut mendonorkan darahnya. Kegiatan ini juga diketahui turut bekerjasama dengan PMI dan Lapas Kelas II Watampone.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian penyambutan HDKD. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat khususnya yang sedang membutuhkan donor darah di daerah Kab. Bone".
Andi sadrin salah satu pegawai yang turut mendonorkan darah mengaku kegiatan ini sejatinya dapat membentuk kepekaan sosial kita kepada masyarakat sekitar.
"Donor darah kegiatan yg bermanfaat, teman-teman bapas Watampone juga banyak yang antusias. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat" tegas Andi Sadrin.
Share:

Sambut Idul Adha, Bapas Watampone qurbankan 7 ekor sapi




Balai pemasyarakatan kelas II Watampone beserta seluruh jajaran melaksanakan pemotongan hewan qurban di lapangan Bapas kelas II Watampone Senin (11/07/2022). Dalam pantauan humas, sebanyak 7 ekor sapi disembelih di halaman Bapas watampone yang merupakan hasil iuran pegawai Bapas watampone tiap bulannya.


"Ini merupakan partisipasi pegawai. Tiap tahun kami rutin melaksanakan qurban yang jumlahnya terus bertambah tiap tahun" tegas marwati PLT Kabapas.


Setelah menyembelih 7 hewan qurban para pegawai dan staf Bapas Watampone turut membagikan daging qurban kepada masyarakat sekitar dan pensiunan pegawai pemasyarakatan. Adapun pesantren dan panti sosial yang turut mendapatkan hewan qurban yakni pesantren Lona, pesantren Bani huzaifah, dan panti sosial Seroja 


Dikonfirmasi terpisah, baydawi selaku ketua panitia kurban turut mengapresiasi kinerja panitia kurban tahun ini.


"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada panitia yang rela menyisihkan tenaga, waktu dan materinya untuk perayaan idul Adha tahun ini. Semoga kedepannya kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berbagi bersama di idul adha selanjutnya" tutup baydawi

Share:

Sambut Hari Karya Dhika Ke - 77, Bapas Watampone Ikuti Lomba Fashion Show

 


Watampone -  Kamis, 07 Juli 2022 Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone mengikuti Lomba Fashion Show dengan tema Ibu R.A. Kartini guna menyambut Hari Dharma Karya Dhika Ke - 77 Tahun 2022. Kegiatan ini  diikuti oleh Rayon II yang terdiri dari Lapas Kelas IIA Watampone, Bapas Kelas II Watampone, Rutan Kelas IIB Sengkang, Rutan Kelas IIB Sinjai, Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Rutan Kelas IIB Sidrap, Rutan Kelas IIB Bulukumba, Rutan Kelas IIB Selayar yang penyelenggaraan dipusatkan di Rutan Kelas IIB Sinjai Sinjai.


Peragaan busana ini diikuti Dharma Wanita Pengayoman yang mana Bapas Watampone diwakili oleh A. Nirmala Dewi Walinono dan Yusri Wahyuni Yusuf menampilkan busana khas  R.A. Kartini  yaitu Kebaya dan bawahan kain corak batik dan dipadukan aksesoris  khas masing-masing kota/kabupaten. Pada pagelaran ini Yusri Wahyuni Yusuf berhasil meraih Juara 3 dengan memakai busana Kebaya tradisional dipadukan hijab warna biru langit dengan bawahan corak batik.


PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati mengapresiasi dan bangga dengan pencapaian timnya, kedepannya akan berusaha lebih baik lagi guna mendorong Darma Wanita Bapas Watampone menjadi wanita cerdas, berharga, dan inspiratif untuk Indonesia Maju. (Humas Watampone)

Share:

Tingkatkan Profesionalisme Kerja Dan Amanah Dalam Bekerja, PLT Kabapas Kelas II Watampone Sematkan Kenaikan Pangkat Untuk 16 Pegawai

 


PLT Kepala Balai Pemasyarakatan kelas II Watampone, Marwati memimpin apel kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi di jajaran Bapas kelas II Watampone, Rabu (06/07/2022). Bertempat di Aula Kantor Bapas Kelas II Watampone, bertindak sebagai komandan apel Muh. Baydawi, Kasubsi BKD. Acara berlangsung khidmat, Marwati menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada 16 (enam belas) orang Pegawai Bapas Kelas II Watampone.


Dalam amanatnya Marwati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Bapas Kelas II Watampone atas kinerja yang telah ditunjukan dan khususnya kepada 16 orang pegawai yang naik pangkat agar tetap konsisten menjaga profesionalisme dan amanah dalam bekerja, "dengan semangat PASTI mari kita meningkatkan kinerja dandisiplin dengan selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme kerja" tegas Marwati kepada seluruh jajaran Pegawai Bapas Kelas II Watampone.


Terakhir Marwati menyampaikan kepada Pegawai yang mendapatkan kesempatan kenaikan pangkat hari ini harus lebih amanah dalam mengemban tanggung jawab. Pangkat itu sifatnya duniawi, dapat naik, dapat diturunkan bahkan dapat dicopot. Menutup amanatnya, Marwati meminta semua pegawai untuk melaksanakan tugasnya sebagai ASN yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian terhadap bangsa dan negara. Demi menjaga Marwah ASN yang diberikan kenaikan pangkat oleh negara, maka hal yang paling tepat adalah terus menjaga integritas dan tanggung jawab. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Penutupan Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat Bapas Kelas II Watampone Wujudkan Klien Pemasyarakatan Berdikari



PLT Bapas Kelas II Watampone, Marwati didampingi Kasubsi BKA Andi Masjaya, Kasubsi BKD Muh. Baydawi, dan Kaur TU Samsu Jumadi menutup Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat bagi Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone bertempat di Aula Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone Kab. Bone, Rabu 22 Juni 2022. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kab. Bone, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bone melaksanakan Pelatihan Kemandirian dibidang Meubelair guna meningkatkan keahlian kerja yang dimulai dari tanggal 09 - 22 Juni 2022.. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pelatihan Kemandirian guna meningkatkan kreativitas dan keterampilan kerja bagi klien pemasyarakatan guna mewujudkan Kleien Pemasyarakatan yang berkualitas dan produktif dalam berintegrasi di masyarakat.


Materi pelatihan kemandirian ini terdiri dari pelatihan dibidang pertukangan dalam bidang furniture, bangunan, perbengkelan, menjahit dan otomotif, namun jika Klien pemasyarakatan berminat pada keterampilan kerja yang lainnya mereka dapat berkonsultasi lebih lanjut pada Balai Latihan Kerja (BLK) Bone yang mana UPTD ini memiliki tugas pokok meningkatkan pelaksanaan latihan kerja, keterampilan bagi tenaga kerja dan pencari kerja, menyiapkan fasilitas pelaksanaan kerjasama pelatihan dan pemanfaatan secara optimal lembaga latihan kerja yang ada dalam rangka penyiapan tenaga kerja siap pakai dan berkualitas.


 Dalam sambutannya Marwati menyampaikan apresiasi dan  mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan kerja ini. Beliau mengharapkan hasil yang diproduksi dari pelatihan mebelair ini harus berkualitas agar dapat dipromosikan kepada Stakeholder dan dapat dipasarkan secara online melalui promosi di media online, pemasaran secara online merupakan cara yang paling efektif dalam hal pemasaran. “Melalui Pelatihan Kemandirian bersertifikat ini Klien Pemasyarakatan dituntut meningkatkan keahlian kerja dan  berpikir kreatif dalam menghasilkan suatu produk, Tentu kami semua menyadari bahwa pelatihan ini masih jauh dari kesempurnaan, namun setidaknya melalui pelatihan kemandirian ini dapat menjadi gambaran awal bagi kita semua, langkah atau rencana apa saja yang akan kita tempuh jika bebas kelak, dan mudah-mudahan kedepannya pelaksanaan kegiatan ini menjadi lebih baik lagi menghasilkan SDM yang kreatif, produktif, dan berkualitas, ungkap, Marwati. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Minta Jajaran Konsisten Lakukan Pengendalian Gratifikasi dan Benturan Kepentingan



Makassar – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan beri pembekalan pada jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten/Kota  terkait pengendalian gratifikasi dan penanganan benturan kepentingan di aula Kanwil, Senin (20/06). 


Pembekalan dikemas dalam bentuk sosialisasi dan dihadiri langsung seluruh kepala UPT Kanwil Sulsel, semantara jajaran pelaksana mengikuti secara daring. Narasumber kegiatan Hasnadirah, Koordinator Bidang Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.


Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak saat membuka kegiatan mengatakan, Kanwil Sulsel memiliki tekad yang kuat untuk terus melakukan pengendalian gratifikasi dan benturan kepentingan melalui upaya–upaya sistematis dengan membersihkan diri dari praktik–praktik KKN guna menjaga dan melindungi kredibilitas Kanwil Sulsel.


“Sebagai ASN Kementerian Hukum dan HAM, kita berkewajiban menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas, demikian pula kita wajib melaporkan penerimaan gratifikasi kepada KPK atau UPG (Unit Pengendalian Gratifikasi) di lingkungan kerja kita,” jelas Liberti Sitinjak.


“Hal ini menjadi bukti nyata dari komitmen jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel untuk mewujudkan pemerintah yang anti KKN, sejalan dengan capaian Kanwil Sulsel yang telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sejak 2020 serta menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani tahun ini,” ungkap Kakanwil menutup sambutannya.


Narasumber, Hasnadirah menjelaskan, yang dikenai kewajiban untuk melaporkan penerimaan gratifikasi yaitu pegawai negeri dan penyelenggara negara sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan. 



"Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya," jelas narasumber menekankan. 


Sementara itu benturan kepentingan dikatakan, situasi dimana terdapat konflik kepentingan seseorang yang memanfaatkan kedudukan dan wewenang yang dimilikinya (baik dengan sengaja maupun tidak sengaja) untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau golongannya sehingga tugas yang diamanatkan tidak dapat dilaksanakan dengan objektif dan berpotensi menimbulkan kerugian  kepada pihak tertentu.

Share:

Bapas Watampone gelar kegiatan pelayanan pasca rehabilitasi



Sebanyak 10 orang klien pemasyarakatan Bapas Kelas II Watampone mengikuti kegiatan pasca rehabilitasi di aula Bapas Kelas II Watampone Rabu (18/05/22). Kegiatan yang juga digelar berkat kerjasama Bapas dan BNK ini juga turut dihadiri oleh keluarga klien pemasyarakatan.
Kegiatan pasca rehab yang dilaksanakan dilaksasanakan secara offline dengan protokol kesehatan yang ketat. Disisi lain, para narasumber yang berasal dari unsur pemasyarakatan dan BNK turut antusias dalam memberikan layanan pasca rehab yang merupakan program rutin balai pemasyarakatan.
"Pasca rehab merupakan kegiatan kita dalam mengontrol dan mengevaluasi perkembangan klien pemasyarakatan selama masa reintegrasi, kegiatan ini bertujuan membangun kembali manusia yang dapat diterima di tengah masyarakat" tegas Marwati PLT Kabapas.
Ditemui terpisah, Wawan salah satu klien pemasyarakatan mengaku mendapat banyak hal menarik dan berguna selama kegiatan pelayanan pasca rehabilitasi
"Ya Alhamdulillah ada pengetahuan baru dari pihak Bapas dan BNK, kami juga merasa diperhatikan selama ini" pungkas Wawan
Share:

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Kukuhkan Pengurus PIPAS Sulsel




Pinrang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak Kukuhkan pengurus Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2022-2025. 


Pengukuhan ini dirangkaikan pada Pertemuan Rutin Pengurus Pipas dan Launching Website Pipas Sulsel di Rutan Kelas IIB Pinrang, Sabtu (11/06). 



" Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta anggota Pipas agar berbarengan dalam implementasikan dan internalisasikan Mars Pipas yang didalamnya terdapat kata "Setia"," pesan Kakanwil di awal sambutannya


"Petugas Pemasyarakatan harus menyadari sepenuhnya terhadap kewajiban untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang mandiri dan berkualitas. Kewajiban tersebut akan berhasil jika para isteri petugas pemasyarakatan mau dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki dalam menghadapi tuntutan dan tantangan kehidupan dalam era saat ini," lanjut Liberti


menurut Kakanwil dibalik suami yang sukses ada istri yang kuat dalam memberikan kontribusi. Untuk itu, Kakanwil minta seluruh KaUPT dan jajaran agar setia pada istrinya.


"Saya tidak mau dengar ada istri pegawai yang teraniaya karena sifat suaminya," tegas Kakanwil


Selanjutnya dalam mendukung produktifitas anggota pipas, Kakanwil meminta agar hasil karya kreatif anggota Pipas dapat didaftarkan kekayaan intelektualnya karena akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. 


Liberti secara penuh akan mendukung dan mendorong Kepala UPT untuk mendistribusikan hasil karya dari Pipas di seluruh kantin UPT agar dapat di nikmati pegawai dan warga binaan.


Terakhir, Kakanwil mengucapkan Selamat atas pengukuhan Pengurus Pipas dan Semoga amanah dalam menjalankan tugas. 


Sementara itu, Ketua Pipas Ibu Sri Suprapto menyampaikan bahwa Pipas hadir adalah untuk mempererat tali silahturahmi dalam rangka terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota, berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Ia akan menggelorakan semangat semboyang pemasyarakatan yakni mandiri, adaptif dan inovatif. 


Kegiatan ini turut dihadiri Kadiv Pemasyarakatan, Suprapto selaku Pelindung Kedua Pipas Provinsi Sulsel, Kadiv Administrasi Sirajuddin, Kadiv Yankumham Nur Ichwan, dan Para Kepala UPT Pemasyarakatan se Sulsel, serta perwakilan anggota Pipas dari UPT Pemasyarakatan.

Share:

Gelar Pelatihan Kemandirian, Bapas Kelas II Watampone Wujudkan Integrasi Bagi Klien Pemasyarakatan



Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kab. Bone, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bone melaksanakan Pelatihan Kemandirian dibidang Meubelair guna meningkatkan keahlian kerja yang dimulai dari tanggal 09 - 22 Juni 2022. Sebanyak 30 (tiga puluh) Klien Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan ini yang dibuka pada Kamis, 09 Juni 2022 bertempat di Aula Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone Kab. Bone. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pelatihan Kemandirian guna meningkatkan kreativitas dan keterampilan kerja bagi klien pemasyarakatan guna mewujudkan Kleien Pemasyarakatan yang berkualitas dan produktif dalam berintegrasi di masyarakat.


Marwati selaku PLT Bapas Kelas II Watampone dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pelatihan Kemandirian ini merupakan suatu cara pembinaan yang dilaksanakan secara terpadu antara pembina, yang dibina dan masyarakat, untuk meningkatkan kualitas hidup, penghidupan dan kehidupan Klien Pemasyarakatan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan dan dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab. 


Peningkatan keterampilan kerja melalui pelatihan kemandirian ini pun diapresiasi oleh Asiwa Muhammad Ikbal selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kab. Bone yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berdampak positif bagi peningkatan keterampilan kerja dan upaya menggali lebih dalam lagi potensi-potensi apa saja yang dimiliki oleh Klien Pemasyarakatan sehingga dapat berhasil diaplikasikan dalam dunia wirausaha, lanjut beliau menambahkan Dinas Ketenagakerjaan Kab. Bone akan senantiasa mendukung dan memberikan follow up lebih lanjut bagi Klien Pemasyarakatan yang ingin mengembangkan bisnis dan keterampilan kerja mereka. Marwati menyampaikan apresiasi dan  mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan kerja ini. Beliau mewakili Bapas Kelas II Watampone berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta mendapat Ridho dari Allah SWT, agar ke depannya dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya untuk para Klien Pemasyarakatan dapat memulai atau mengembangkan usaha melalui keterampilan kerja yang berkualitas. (Humas Bapas Watampone)

Share:

PLT Kabapas Kelas II Watampone Tinjau Pelaksanaan Pendampingan Hukum Bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) Di Polres Sinjai



Watampone – PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati dengan didampingi  Kasubsi BKA, A. Masjaya, melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait pendampingan hukum Untuk Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) Di Polres Sinjai pada Senin, 06 Juni 2022. Upaya pendampingan hukum dilakukan oleh 3 (tiga) petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda Bapas Kelas II Watampone, yaitu Adam Malik, Amir S., dan Mansur dengan didampingi oleh Kepala Unit. Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sinjai, Aiptu Rospida.
Pembimbing Kemasyarakatan pada Bapas dalam proses hukum ketika diduga telah terjadi tindak pidana memiliki peran yang strategis mulai dari tahap pra adjudikasi, adjudikasi dan tahap post adjudikasi peran Pembimbing Kemasyarakatan menjadi sangat nyata dalam bentuk membuat laporan litmas, pendampingan, pembimbingan dan pengawasan klien pemasyarakatan sesuai dengan karakteristik dan klasifikasi klien. Anak yang melakukan tindak pidana sedapat mungkin dihindari dari pidana penjara sebagai primum remedium, dan mengedepankan asas  ultimum remedium dimana pemidanaan atau sanksi pidana adalah alternatif atau upaya terakhir dalam penegakan hukum.
Pada Kasus ini 9 (sembilan) Anak dibawah umur diduga melakukan “Tindak pidana kekerasan dan atau melakukan penganiayaan terhadap Anak di bawah umur” sesuai dengan pasal 170 ayat (3) KUHP. Kasus ini dimulai dengan saling ejek antar anak yang berujung pada tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap korban di halaman kantor Dinas Komunikasi Informasi dan Teknologi, Jl. Persatuan Raya, Kel. Balang Nipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai terang Aiptu Rospida. PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati menjelaskan bahwa jauh sebelum proses persidangan, PK wajib mendampingi anak sejak anak diadukan / dilaporkanmelakukan tindak pidana, khususnya untuk tujuan Diversi.
"Penegakkan hukum pidana terhadap anak harus mementingkan masa depan anak, dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan bukan pembalasan sesuai dengan UU Nomor 11ju Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA)" terang Marwati.
Share:

Bapas Kelas II Watampone Laksanakan Bimbingan Kepribadian Bagi Klien Pemasyarakatan



Watampone - Selasa, 02 Mei 2022, Bertempat di aula Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone,  PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati dengan didampingi Kasubsi BKD Muh. Baydawi, Kasubsi BKA A. Masjaya, dan jajaran pegawai Bapas melaksanakan Bimbingan Kepribadian bagi 30  (tiga puluh) orang Klien Pemasyarakatan. Menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat, kegiatan ini dibuka langsung oleh Marwati. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu komitmen bersama yang wajib dilaksanakan guna memenuhi target kinerja, atau action plan secara tepat waktu dan sasaran hingga diharapkan bagi Klien Pemasyarakatan Bapas Watampone dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan mampu berintegrasi dalam masyarakat.
Pembimbingan Kerohanian bagi Klien Pemasyarakatan khususnya yang beragama Islam adalah untuk memulihkan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan Klien Pemasyarakatan agar mampu berintegrasi dalam masyarakat, hidup dengan wajar dan berkontribusi positif serta tidak mengulangi tindak pidana kembali. Pada kegiatan ini juga dibagikan seperangkat alat shalat berupa baju koko dan peci. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan, mengeratkan tali silaturahmi antara kedua belah pihak, sekaligus sebagai bentuk monitoring dari pihak Bapas Watampone terhadap keberadaan kliennya.
Kegiatan Bimbingan Kepribadian yang dilaksanakan berupa ceramah keagamaan yang dibawakan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Asy Syafiiyyah, Ahmad Sunhaji. Dalam ceramahnya Beliau memberikan motivasi bagi Klien Pemasyarakatan untuk menjadi pribadi yang bertanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari, tidak terjebak dengan masalalu yang kelam serta membuka lembaran baru dan membuktikan bahwa Klien Pemasyarakatan bisa sukses dunia akhirat. Beliau mengingatkan untuk semua baik itu pegawai Bapas Watampone dan Klien Pemasyarakatan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah dia yang bermanfaat dan mendatangkan kebaikan bagi orang lain. Marwati berharap kegiatan Bimbingan Kepribadian dapat terus berjalan berkesinambungan yang hingga dapat memenuhi hak-hak WBP sehingga mereka dapat
Share:

Menuju WBBM, Bapas Watampone hadiri desk Evaluasi TPI



Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone sebagai salah satu satker yang diusulkan untuk meraih predikat WBBM yang menghadiri Desk Evaluasi Tim Penilai Internal dalam rangka pembangunan ZI WBK/WBBM kini dapat bernafas lega. Pasalnya, evaluasi dari TPI telah selesai dilaksanakan Rabu (23/05/22).
Kegiatan Desk Evaluasi dari TPI dihadiri oleh tim penilai langsung dari Inspektorat Kementerian Hukum dan HAM RI. Kegiatan evaluasi kali ini juga turut menghadirkan seluruh perwakilan Pokja 6 area perubahan dalam rangka membangun ZI WBBM di Bapas Watampone.
Dalam wawancara, tim penilai mengajukan beberapa pertanyaan penting terkait upaya Bapas Watampone mewujudkan zona integritas menuju WBBM, salah satunya apa yang menjadi pembeda antara upaya saat meraih WBK dengan WBBM saat ini.
Pertanyaan ini dengan sigap dijawab oleh Ali Akbar selaku Ketua Tim Pokja Tata Laksana yang juga pencipta aplikasi berbasis android di Bapas Watampone. "Soal aplikasi kami menambahkan peningkatan/upgrade fitur seperti e library di sibesse, aplikasi siruntu yang dapat diakses oleh APH dari kemenkumham, Pembuatan aplikasi PPID dan saat ini adanya pelayanan terpadu satu pintu yang memangkas rantai pelayanan menjadi lebih singkat" pungkas Ali.
Marwati selaku PLT Kabapas mengaku catatan tim desk Evaluasi merupakan hal yang harus mendapat perhatian lebih dan harus segera ditingkatkan. "Ada beberapa catatan yang harus kita selesaikan secepatnya. Semoga harapan kami dapat mewujudkan wbbm terwujud" Pungkas Marwati.
Share:

“Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar” Bapas Kelas II Watampone Peringati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022

 


Watampone - Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas diperingati tiap tanggal 2 Mei. Hari Pendidikan Nasional sendiri diperingati setiap tanggal 2 Mei. Tanggal ini merujuk pada tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara atau RM. Soewardi Soerjaningrat, Bapak Pendidikan Nasional yang dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889 Namun, karena termasuk jadwal libur Lebaran dan cuti bersama maka peringatan hari nasional tersebut digeser pada hari, Jumat 13 Mei 2022. Bapas Kelas II Watampone laksanakan upacara peringatan Hardiknas, PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Kasubsi BKA, A. Masjaya selaku Komandan upacara yang dilaksanakan di halaman kantor Bapas Kelas II Watampone.


PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim tentang Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.


Hardiknas Tahun 2022 mengusung tema “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar” dengan mengupayakan perubahan positif yang inklusif di bidang pendidikan peningkatan kualitas sekolah, dan penerapan kurikulum yang merdeka. Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia ungkap Nadiem Anwar Makarim menutup sambutanya . (Humas Bapas Watampone)

Share:

Kemenkumham Sulsel bersama KPU Koordinasikan Daftar Pemilih Tetap pada Lapas dan Rutan






Makassar - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) koordinasikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas dan Rutan se-Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Kanwil Sulsel, Senin (4/4). 


Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak yang hadir pada rapat tersebut mengatakan bahwa koordinasi ini dilakukan untuk memastikan para WBP memperoleh hak pilihnya pada saat Pemilihan Umum. 


"Apresiasi terhadap diselenggarakannya koordinasi ini. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami juga akan melakukan pendataan dan koordinasi dengan Dukcapil Provinsi, Kabupaten dan Kota," Kata Liberti. 


Kakanwil Liberti juga mengatakan bahwa pihaknya selalu mendukung pendataan DPT terhadap WBP Lapas dan Rutan se-Sulsel dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilu. "Pendataan ini agar dilakukan dari jauh-jauh hari sebelumnya sehingga dengan cepat dapat tedata di Sistem dan meminimalisir peristiwa yang tidak sesuai kaidah demokrasi," Ucap Liberti. 


Sementara itu, Ketua KPU Sulawesi Selatan, Faisal Amir mengatakan bahwa terkait koordinasi yang dilakukan dengan Kanwil Sulsel ini bertujuan untuk memastikan status WBP sebagai Pemilih Tetap dan juga sebagai tindaklanjut di Provinsi Sulsel atas Kerjasama Kemenkumham dengan KPU Republik Indonesia terkait Pemutakhiran DPT bagi WBP. 


Anggota KPU Sulsel, Uslimin mengatakan bahwa pada bulan Maret Tahun ini, pemutakhiran DPT akan dimulai hingga september mendatang. "Semoga pemenuhan hak pilih dapat didata dengan baik dan dijamin melalui pemuktakhiran data sehingga mereka sapat menyalurkan hak pilihnya pada perhelatan demokrasi tahun 2024," Kata Uslimin. 


Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kadiv Administrasi Sirajuddin, Kadiv Pemasyarakatan Suprapto dan Jajaran Pejabat Administrasi Kanwil Sulsel.

Share:

Peringati Hari Jadi Bone, PLT Kabapas Watampone Hadiri Prosesi Mattompang Arajang



PLT Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone Marwati menghadiri acara Mattompang Arajang yang dalam hal ini diartikan sebagai acara membersihkan benda-benda pusaka peninggalan kerajaan Bone di masa lampau, Senin (28/03/22).
Kegiatan Mattompang Arajang merupakan salah satu rangkaian HJB ke-692 yang dterpusat di Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.
Adapun benda-benda yang disucikan diantaranya Latea Riduni, Lamakkawa, Lasalaga, Teddung Pulaweng, dan Sembang Pulaweng, dan benda kerajaan lainnya peninggalan Raja Bone Ke-15 Arung Palakka. Benda-benda kerajaan itu tersimpan dengan baik di Museum Arung Palakka (Museum Arajange) yang berada di Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone.
Pada kesempatan ini  Menteri Hukum dan HAM diwakili Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Dr. Suprapto menyerahkan Surat pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional yakni Songkok Recca atau Songko To Bone Kepada Bupati Bone.
Marwati selaku PLT Kabapas saat ditemui tim humas menganggap prosesi mattompa arajang merupakan salah satu upaya menjaga tradisi dan kelestarian peninggalan kerajaan Bone di masa lampau. "Mattompa araja tidak hanya sekedar acara seremonial belaka, lebih filosofis, prosesi ini merupakan pembelajaran dan pendidikan kepada seluruh masyarakat Bone terkait rekam jejak kerajaan Bone di masa lampau. Kita berharap hal ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh lapisan masyarakat." Tegas Marwati.
Dalam pantauan tim humas Bapas kelas II Watampone turut Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, anggota DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Selatan yang dalam hal ini diwakili Kepala Divisi Pemasyarakatan Dr. Suprapto.
(Humas Bapas Watampone)
Share:

Pegawai Bapas Watampone Mengikuti Penguatan Tupoksi Pemasyarakatan oleh Kadiv Pas Kemenkumham Sulawesi Selatan



Watampone - PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati beserta jajarannya mengikuti Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pemasyarakatan oleh Kadiv Pas Kemenkumham Sulsel, Dr. Suprapto  yang diselenggarakan di aula Lapas Kelas IIA Watampone, Senin (28/03/2022). Mengawali pengarahannya Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulsel, Suprapto, menyampaikan bahwa pada masa pandemi Covid 19 agar jajaran pegawai Wilayah Kemenkumham Sulsel senantiasa menjaga integritas Kerja, meningkatkan kerja sama tim, dan yang terpenting dari itu adalah menjaga moral serta attitude dalam bekerja.
Melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan, jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM bertekad melakukan akselerasi (percepatan) revitalisasi pemasyarakatan. Dalam peraturan Menkumham tersebut diatas, revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan adalah upaya mengoptimalkan penyelenggaraan pemasyarakatan sebagai bentuk perlakuan terhadap tahanan, WBP, dan klien serta perlindungan atas hak kepemilikan terhadap barang bukti. Revitalisasi meliputi pelayanan tahanan, pembinaan WBP, pembinaan klien, dan pengelolaan barang rampasan dan benda sitaan.
Diperlukan upaya penguatan untuk memastikan efektifnya mekanisme pengawasan dan pembimbingan narapidana; memastikan mekanisme seleksi yang baik melalui penelitian kemasyarakatan dan asesmen, hingga memastikan dukungan dari keluarga dan komunitas untuk kedua program tersebut. Lanjut beliau berharap untuk meningkatkan terus meningkatkan sinergitas antara Aparat Penegak Hukum (APH), menjaga marwah Pemasyarakata, dan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik bagi publik sebagai upaya penguatan kapasitas dari Balai Pemasyarakatan sebagai unit pelaksana utama dalam program asimilasi dan integrasi. “Terhadap hal ini, sangat perlu dibangun komunikasi yang insentif dan komprehensif” Ujar Suprapto mengakhiri kunjungannya di Bapas Kelas II Watampone. (Humas Bapas Watampone)
Share:

Link Terkait

Instagram

Bapas Watampone YouTube



Instagram

Blog Archive

narator

Maps

Recent Posts