Bergerak Bersama Jaga Lingkungan Kerja Tetap Asri, Semangat Bapas Watampone Tumbuhkan Lingkungan Kerja Kondusif


Watampone – Budaya Jumat Bersih dapat menjadi kebiasaan yang baik dan menyehatkan dengan berbagai manfaat diantaranya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan kantor yang asri. “Tujuan kegiatan Jumat bersih ini untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi setiap pegawai terhadap pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga lingkungan kerja kondusif bagi jajaran Pegawai Bapas Kelas II Watampone dapat terjaga dengan baik”, ungkap Marwati, PLT Kabapas Watampone. Kebersihan merupakan syarat mutlak untuk mencapai kesehatan. Lingkungan kerja nyaman, tubuh sehat, maka fokus akan terjaga dalam  melaksanakan tugas sehingga dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat khususnya Klien Pemasyarakatan”.
Jumat 23 September 2022, PLT Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone, Marwati beserta Jajarannya dan Mahasiswa KKLP IAIN Bone bergerak bersama dalam kegiatan Jumat Bersih, menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan kantor yang sehat guna menciptakan Lingkungan Kerja yang kondusif. “Orang yang bersih bukanlah orang yang lari dari kotoran, tetapi orang yang meluangkan waktu dan tenaga untuk merapikan lingkungan yang kotor”, jelas Ali Akbar Syam, PK Pertama Bapas Watampone. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bergotong royong membersihkan ruangan kerja, Mushalla Al Ikhlas, halaman dan area trotoar kantor.
PLT Bapas Kelas II Watampone tak pernah bosan mengingatkan dan mengajak jajarannya serta Mahasiswa KKLP IAIN Bone agar terus membiasakan menjaga kebersihan lingkungan kerja setiap hari tidak mesti pada kegiatan Jumat Bersih“Sebagai ASN sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan melakukan hal positif “Kebersihan adalah pola pikir, cara berpikir akan merubah tindakan, tindakan akan merubah kebiasaan yang berpengaruh pada karakter, karakter akan mengubah kenyataan, Kebersihan bagi sebagian orang merupakan suatu kebajikan, bagi sebagian kebutuhan, bagi sebagian yang lain merupakan kemewahan” tegas Marwati. Humas Bapas Watampone)
Share:

Pemasyarakatan Kelas II Watampone Ikuti Scooping Studies Manajemen Penanganan Tahanan Teroris WBP, Dan ABH


Watampone - Dalam rangka memetakan praktek manajemen kolaborasi penanganan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), dan Tahanan Teroris, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan(Ditjen Pas) Kemenkumham RI bekerja sama dengan Aliansi Damai Indonesia (AIDA), Center for Detention Studies (CDS), Yayasan Prasasti Perdamaian (YPP), dan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) melaksanakan penelitian Scooping Studies dengan melakukan kunjungan secara Daring ke UPT Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone melalui media Zoom Meeting pada Rabu, 21 September 2022.

Kegiatan ini diikuti jajaran JFT Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan dan dilakukan wawancara oleh Organisasi Mitra Kemenkumham RI terhadap  Janci selaku Pembimbing Kemasyarakatan Madya, Andi Masjaya selaku Kasubsi Bimbingan Klien Anak, Muh. Baydawi selaku Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa, dan Samsu Jumadi selaku Kepala Tata Usaha Bapas Watampone. (Humas Bapas Watampone)
Share:

Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone Terima Mahasiswa KKLP IAIN Bone, Ini Harapan PLT Kabapas Watampone

Watampone - Bapas kelas II Watampone menjadi salah satu destinasi tujuan pembelajaran mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone untuk melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP). Pada tanggal 14 September 2022 Bapas Watampone menerima sebanyak 15 (lima belas) mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone, jurusan Syariah, program studi Hukum Keluarga Islam dan Hukum Tata Negara. Para mahasiswa ini akan melaksanakan KKLP selama 30 (tiga puluh) hari kerja yang terhitung mulai tanggal 14 September 2022 sampai selesai.

Penerimaan mahasiswa KKLP ini mendapat sambutan hangat dari PLT Kabapas Watampone Marwati. Tujuan dari KKLP ini sebagai sarana pelatihan pengaplikasian secara langsung ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, mengenal secara langsung situasi dan kondisi dunia kerja yang sebenarnya, dan beradaptasi pada lingkungan kerja serta menjalin komunikasi yang baik dalam suatu instansi, perusahaan atau organisasi dalam konteks pelayanan hukum. "Jadi saat ini ada 15 (lima belas) mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone melaksanakan KKLP satker kami. Tujuannya jelas untuk memperdalam keilmuan khususnya dibidang kelembagaan negara dan pelayanan hukum yang ada di Bapas Watampone. Pesan saya silahkan ambil ilmu sebanyak-banyaknya ditempat ini dan silahkan belajar dengan siapa saja di kantor kami, harapan saya semoga para mahasiswa ini dapat memberikan perubahan positif bagi peninggkatan kinerja Bapas Watampone" tegas PLT Kabapas Marwati.

Ditemui terpisah, Madul Yaqin Makkarateng, dosen pembimbing IAIN Bone turut mengapresiasi keterbukaan Bapas Watampone dalam menerima mahasiswa yang hendak melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) "Ini program jurusan kami di IAIN Bone, Tentunya kami sangat berterima kasih telah diterima dan disambut dengan hangat, kedepannya kami akan terus memantau pembelajaran mahasiswa di Bapas Watampone dan semoga dapat berjalan dengan lancar kedepannya" tegas Madul Yaqin Makkarateng. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Keluarga Besar Watampone Gelar Haul Mengenang Jasa dan Pengabdian Andi Gunawan , Kabapas Kelas II Watampone


Keluarga Besar Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone pada Rabu 14 September 2022, menggelar Haul mengenang  jasa dan pengabdian Andi Gunawan (alm.), Kabapas Kelas II Watampone (2019 – 2021). Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mendoakan kepada almarhum agar dosa-dosanya diampuni dan segala amal kebaikannya diterima Allah SWT serta guna mendoakan kebaikan dan juga untuk mengenang jasa atas pengabdian beliau selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kegiatan dimulai dengan mengirimkan  surat Al-Fatihah untuk almarhum diteruskan dengan bacaan ayat-ayat suci AlQur’an dan kemudian dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad Amir Shah. Dalam cemarahnya ustad menyampaikan agar senantiasa mengingat akhir perjalanan hidup dari manusia dan menyiapkan bekal yang cukup guna menyambut kehidupan setelah kematian, “Tak ada materi apapun yang manusia akan bawa selain daripada amal shaleh di hadapan Rabbnya, Allah Azza Wa Jallah”, terang Amir Shah.

Menutup kegiatan Marwati, PLT Kabapas Kelas II Watampone berharap agar jajarannya dapat meniru tauladan Alm. Andi Gunawan, dapat memberikan keridhoan dan maaf kepada khilaf beliau jika terdapat kesalahan baik disengaja maupun tidak selama masa hidupnya. “Sebagai ASN sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan melakukan hal positif, sebaik-baiknya manusia adalah dia yang bermanfaat dan mendatangkan kebaikan bagi orang lain” tutup Marwati. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Balai Pemayarakatan Kelas II Watampone Gelar Sosialisasi Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Bekerjasama Dengan Bank Syariah Mandiri KC. Bone



Watampone - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone guna mewujudkan “Pelayanan Prima dan PASTI” menggelar kegiatan sosialisasi pelayanan prima yang berintegritas, bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri (BSI) KC. Bone di Aula Kantor Bapas Kelas II Watampone, pada Senin 12 September 2022. Kegiatan ini dihadiri PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati, dengan didampingi Kaur TU (Samsu Jumadi), Kasubsi BKD (Muh. Baydawi), dan Kasubsi BKA (A. Masjaya) serta jajaran pegawai Bapas Kelas II Watampone dengan menghadirkan Kepala Cabang BSI KC. Bone, Agus Salim selaku narasumber.
Pelayanan Prima ( Service Excellent) adalah suatu pelayanan yang terbaik dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. Dengan kata lain, pelayanan  prima merupakan suatu pelayanan yang memenuhi standar kualitas dalam artiansuatu pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kepuasan masyarakat khususnya bagi Klien Pemasyarakatan. Agus Salim, memaparkan beberapa contoh pelayanan yang diberikan oleh beberapa organisasi seperti “Sambut, Salam, Senyum” serta untuk menciptakan interaksi yang berkesan kepada masyarakat selaku pengguna layanan publik maka sangat penting memahami esensi layanan dari suatu organisasi. Pelayanan yang diberikan masing-masing organisasi tentunya berfokus  untuk  meraih  kepuasan  dari  masyarakat.
Menerapkan etos kerja  Kementerian Hukum dan HAM RI menyelenggarakan pelayanan publik di bidang hukum yang berkualitas berdasarkan indikator kinerja pegawai dan parameter mutu,diharapkan dengan diadakannya sosialisasi budaya pelayanan prima ini, maka dapat   menjadi   referensi   bagi jajaran pegawai   Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone untuk membenahi “Penampilan, Sikap, dan Wawasan/Skill” menjadi lebih baik lagi dalam pelayanan publik ,   sehingga   harapa, Kebutuhan, dan kepuasan dari  Klien Pemasyarakatan dapat tercapai ungkap Marwati menutup kegiatan ini. (Humas Bapas Kelas II Watampone)
Share:

PLT Kabapas Kelas II Watampone Berikan Penguatan Budaya Organisasi dan Kode Etik ASN Bagi Jajarannya


Watampone - Bertempat di aula kantor jajaran pegawai Bapas Kelas II Watampone mengikuti arahan penguatan “Budaya Organisasi dan Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN)” yang diberikan secara langsung oleh Marwati, PLT Kabapas Kelas II Watampone. Jajaran pegawai antusias menyambut  kegiatan ini yang dilaksanakan pada Senin 12  September 2022. Marwati dalam pengarahannya menyampaikan pendapat para ahli terkait Budaya Organisasi yang merupakan kesatuan perangkat nilai yang ada di suatu organisasi yang memiliki pengaruh terhadap tata cara pelaksanaan suatu pekerjaan dan menjadi kaidah bagi para anggota organisasi dalam berperilaku (Cushway dan Lodge - 2000) atau dengan artian lain merupakan seperangkat norma yang diterapkan dan disetujui oleh para anggota organisasi, dapat mengarahkan para anggotanya dalam melaksanakan praktik profesinya, serta menjamin mutu moral dari profesi tersebut di mata masyarakat (Abdul Kadir - 2006).

“Penguatan budaya organisasi dan kode etik ASN sesuai dengan UU RI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara  sangat dibutuhkan sebagai sarana kontrol sosial dan sebagai petunjuk serta arahan bagi anggotanya untuk mengetahui bagaimana seharusnya mereka bersikap dan sekaligus menjamin kualitas moral profesi tersebut di mata masyarakat”, terang Marwati. Edukasi dan sosialisasi secara intens kepada pegawai ASN serta menunjukkan contoh sikap pimpinan yang berintegritas dapat mencegah secara preventif penyimpangan-penyimpangan kewenangan dan tetap pada alur tugas dan fungsi ASN.

Menutup arahannya, Marwati meminta semua pegawai untuk melaksanakan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian terhadap bangsa dan negara. Kode etik dan Budaya organisasi, terutama menyangkut nilai individu mengenai kreativitas, motivasi, dan inovasi, bisa ditingkatkan bila terdapat kepastian mengenai reward dan punishment. Beliau berharap dengan menerapkan tata nilai ANEKA – Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi, mari kita senantiasa menjaga Budaya Organisasi danberpedoman pada Kode Etik ASN sehingga integritas dan profesionalisme kerja berjalan dengan baik sesuai visi dan misi Kementerian Hukum dan HAM RI. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Link Terkait

Instagram

Bapas Watampone YouTube



Instagram

narator

Maps

Recent Posts