Sambut Idul Adha, Bapas Watampone qurbankan 7 ekor sapi




Balai pemasyarakatan kelas II Watampone beserta seluruh jajaran melaksanakan pemotongan hewan qurban di lapangan Bapas kelas II Watampone Senin (11/07/2022). Dalam pantauan humas, sebanyak 7 ekor sapi disembelih di halaman Bapas watampone yang merupakan hasil iuran pegawai Bapas watampone tiap bulannya.


"Ini merupakan partisipasi pegawai. Tiap tahun kami rutin melaksanakan qurban yang jumlahnya terus bertambah tiap tahun" tegas marwati PLT Kabapas.


Setelah menyembelih 7 hewan qurban para pegawai dan staf Bapas Watampone turut membagikan daging qurban kepada masyarakat sekitar dan pensiunan pegawai pemasyarakatan. Adapun pesantren dan panti sosial yang turut mendapatkan hewan qurban yakni pesantren Lona, pesantren Bani huzaifah, dan panti sosial Seroja 


Dikonfirmasi terpisah, baydawi selaku ketua panitia kurban turut mengapresiasi kinerja panitia kurban tahun ini.


"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada panitia yang rela menyisihkan tenaga, waktu dan materinya untuk perayaan idul Adha tahun ini. Semoga kedepannya kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berbagi bersama di idul adha selanjutnya" tutup baydawi

Share:

Sambut Hari Karya Dhika Ke - 77, Bapas Watampone Ikuti Lomba Fashion Show

 


Watampone -  Kamis, 07 Juli 2022 Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone mengikuti Lomba Fashion Show dengan tema Ibu R.A. Kartini guna menyambut Hari Dharma Karya Dhika Ke - 77 Tahun 2022. Kegiatan ini  diikuti oleh Rayon II yang terdiri dari Lapas Kelas IIA Watampone, Bapas Kelas II Watampone, Rutan Kelas IIB Sengkang, Rutan Kelas IIB Sinjai, Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Rutan Kelas IIB Sidrap, Rutan Kelas IIB Bulukumba, Rutan Kelas IIB Selayar yang penyelenggaraan dipusatkan di Rutan Kelas IIB Sinjai Sinjai.


Peragaan busana ini diikuti Dharma Wanita Pengayoman yang mana Bapas Watampone diwakili oleh A. Nirmala Dewi Walinono dan Yusri Wahyuni Yusuf menampilkan busana khas  R.A. Kartini  yaitu Kebaya dan bawahan kain corak batik dan dipadukan aksesoris  khas masing-masing kota/kabupaten. Pada pagelaran ini Yusri Wahyuni Yusuf berhasil meraih Juara 3 dengan memakai busana Kebaya tradisional dipadukan hijab warna biru langit dengan bawahan corak batik.


PLT Kabapas Kelas II Watampone, Marwati mengapresiasi dan bangga dengan pencapaian timnya, kedepannya akan berusaha lebih baik lagi guna mendorong Darma Wanita Bapas Watampone menjadi wanita cerdas, berharga, dan inspiratif untuk Indonesia Maju. (Humas Watampone)

Share:

Tingkatkan Profesionalisme Kerja Dan Amanah Dalam Bekerja, PLT Kabapas Kelas II Watampone Sematkan Kenaikan Pangkat Untuk 16 Pegawai

 


PLT Kepala Balai Pemasyarakatan kelas II Watampone, Marwati memimpin apel kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi di jajaran Bapas kelas II Watampone, Rabu (06/07/2022). Bertempat di Aula Kantor Bapas Kelas II Watampone, bertindak sebagai komandan apel Muh. Baydawi, Kasubsi BKD. Acara berlangsung khidmat, Marwati menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada 16 (enam belas) orang Pegawai Bapas Kelas II Watampone.


Dalam amanatnya Marwati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Bapas Kelas II Watampone atas kinerja yang telah ditunjukan dan khususnya kepada 16 orang pegawai yang naik pangkat agar tetap konsisten menjaga profesionalisme dan amanah dalam bekerja, "dengan semangat PASTI mari kita meningkatkan kinerja dandisiplin dengan selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme kerja" tegas Marwati kepada seluruh jajaran Pegawai Bapas Kelas II Watampone.


Terakhir Marwati menyampaikan kepada Pegawai yang mendapatkan kesempatan kenaikan pangkat hari ini harus lebih amanah dalam mengemban tanggung jawab. Pangkat itu sifatnya duniawi, dapat naik, dapat diturunkan bahkan dapat dicopot. Menutup amanatnya, Marwati meminta semua pegawai untuk melaksanakan tugasnya sebagai ASN yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian terhadap bangsa dan negara. Demi menjaga Marwah ASN yang diberikan kenaikan pangkat oleh negara, maka hal yang paling tepat adalah terus menjaga integritas dan tanggung jawab. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Penutupan Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat Bapas Kelas II Watampone Wujudkan Klien Pemasyarakatan Berdikari



PLT Bapas Kelas II Watampone, Marwati didampingi Kasubsi BKA Andi Masjaya, Kasubsi BKD Muh. Baydawi, dan Kaur TU Samsu Jumadi menutup Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat bagi Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone bertempat di Aula Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone Kab. Bone, Rabu 22 Juni 2022. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kab. Bone, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bone melaksanakan Pelatihan Kemandirian dibidang Meubelair guna meningkatkan keahlian kerja yang dimulai dari tanggal 09 - 22 Juni 2022.. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pelatihan Kemandirian guna meningkatkan kreativitas dan keterampilan kerja bagi klien pemasyarakatan guna mewujudkan Kleien Pemasyarakatan yang berkualitas dan produktif dalam berintegrasi di masyarakat.


Materi pelatihan kemandirian ini terdiri dari pelatihan dibidang pertukangan dalam bidang furniture, bangunan, perbengkelan, menjahit dan otomotif, namun jika Klien pemasyarakatan berminat pada keterampilan kerja yang lainnya mereka dapat berkonsultasi lebih lanjut pada Balai Latihan Kerja (BLK) Bone yang mana UPTD ini memiliki tugas pokok meningkatkan pelaksanaan latihan kerja, keterampilan bagi tenaga kerja dan pencari kerja, menyiapkan fasilitas pelaksanaan kerjasama pelatihan dan pemanfaatan secara optimal lembaga latihan kerja yang ada dalam rangka penyiapan tenaga kerja siap pakai dan berkualitas.


 Dalam sambutannya Marwati menyampaikan apresiasi dan  mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan kerja ini. Beliau mengharapkan hasil yang diproduksi dari pelatihan mebelair ini harus berkualitas agar dapat dipromosikan kepada Stakeholder dan dapat dipasarkan secara online melalui promosi di media online, pemasaran secara online merupakan cara yang paling efektif dalam hal pemasaran. “Melalui Pelatihan Kemandirian bersertifikat ini Klien Pemasyarakatan dituntut meningkatkan keahlian kerja dan  berpikir kreatif dalam menghasilkan suatu produk, Tentu kami semua menyadari bahwa pelatihan ini masih jauh dari kesempurnaan, namun setidaknya melalui pelatihan kemandirian ini dapat menjadi gambaran awal bagi kita semua, langkah atau rencana apa saja yang akan kita tempuh jika bebas kelak, dan mudah-mudahan kedepannya pelaksanaan kegiatan ini menjadi lebih baik lagi menghasilkan SDM yang kreatif, produktif, dan berkualitas, ungkap, Marwati. (Humas Bapas Watampone)

Share:

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Minta Jajaran Konsisten Lakukan Pengendalian Gratifikasi dan Benturan Kepentingan



Makassar – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan beri pembekalan pada jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten/Kota  terkait pengendalian gratifikasi dan penanganan benturan kepentingan di aula Kanwil, Senin (20/06). 


Pembekalan dikemas dalam bentuk sosialisasi dan dihadiri langsung seluruh kepala UPT Kanwil Sulsel, semantara jajaran pelaksana mengikuti secara daring. Narasumber kegiatan Hasnadirah, Koordinator Bidang Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.


Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak saat membuka kegiatan mengatakan, Kanwil Sulsel memiliki tekad yang kuat untuk terus melakukan pengendalian gratifikasi dan benturan kepentingan melalui upaya–upaya sistematis dengan membersihkan diri dari praktik–praktik KKN guna menjaga dan melindungi kredibilitas Kanwil Sulsel.


“Sebagai ASN Kementerian Hukum dan HAM, kita berkewajiban menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas, demikian pula kita wajib melaporkan penerimaan gratifikasi kepada KPK atau UPG (Unit Pengendalian Gratifikasi) di lingkungan kerja kita,” jelas Liberti Sitinjak.


“Hal ini menjadi bukti nyata dari komitmen jajaran Kanwil Kemenkumham Sulsel untuk mewujudkan pemerintah yang anti KKN, sejalan dengan capaian Kanwil Sulsel yang telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sejak 2020 serta menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani tahun ini,” ungkap Kakanwil menutup sambutannya.


Narasumber, Hasnadirah menjelaskan, yang dikenai kewajiban untuk melaporkan penerimaan gratifikasi yaitu pegawai negeri dan penyelenggara negara sebagaimana ketentuan yang telah ditetapkan. 



"Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya," jelas narasumber menekankan. 


Sementara itu benturan kepentingan dikatakan, situasi dimana terdapat konflik kepentingan seseorang yang memanfaatkan kedudukan dan wewenang yang dimilikinya (baik dengan sengaja maupun tidak sengaja) untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau golongannya sehingga tugas yang diamanatkan tidak dapat dilaksanakan dengan objektif dan berpotensi menimbulkan kerugian  kepada pihak tertentu.

Share:

Bapas Watampone gelar kegiatan pelayanan pasca rehabilitasi



Sebanyak 10 orang klien pemasyarakatan Bapas Kelas II Watampone mengikuti kegiatan pasca rehabilitasi di aula Bapas Kelas II Watampone Rabu (18/05/22). Kegiatan yang juga digelar berkat kerjasama Bapas dan BNK ini juga turut dihadiri oleh keluarga klien pemasyarakatan.
Kegiatan pasca rehab yang dilaksanakan dilaksasanakan secara offline dengan protokol kesehatan yang ketat. Disisi lain, para narasumber yang berasal dari unsur pemasyarakatan dan BNK turut antusias dalam memberikan layanan pasca rehab yang merupakan program rutin balai pemasyarakatan.
"Pasca rehab merupakan kegiatan kita dalam mengontrol dan mengevaluasi perkembangan klien pemasyarakatan selama masa reintegrasi, kegiatan ini bertujuan membangun kembali manusia yang dapat diterima di tengah masyarakat" tegas Marwati PLT Kabapas.
Ditemui terpisah, Wawan salah satu klien pemasyarakatan mengaku mendapat banyak hal menarik dan berguna selama kegiatan pelayanan pasca rehabilitasi
"Ya Alhamdulillah ada pengetahuan baru dari pihak Bapas dan BNK, kami juga merasa diperhatikan selama ini" pungkas Wawan
Share:

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Kukuhkan Pengurus PIPAS Sulsel




Pinrang - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak Kukuhkan pengurus Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2022-2025. 


Pengukuhan ini dirangkaikan pada Pertemuan Rutin Pengurus Pipas dan Launching Website Pipas Sulsel di Rutan Kelas IIB Pinrang, Sabtu (11/06). 



" Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta anggota Pipas agar berbarengan dalam implementasikan dan internalisasikan Mars Pipas yang didalamnya terdapat kata "Setia"," pesan Kakanwil di awal sambutannya


"Petugas Pemasyarakatan harus menyadari sepenuhnya terhadap kewajiban untuk mewujudkan keluarga sejahtera yang mandiri dan berkualitas. Kewajiban tersebut akan berhasil jika para isteri petugas pemasyarakatan mau dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki dalam menghadapi tuntutan dan tantangan kehidupan dalam era saat ini," lanjut Liberti


menurut Kakanwil dibalik suami yang sukses ada istri yang kuat dalam memberikan kontribusi. Untuk itu, Kakanwil minta seluruh KaUPT dan jajaran agar setia pada istrinya.


"Saya tidak mau dengar ada istri pegawai yang teraniaya karena sifat suaminya," tegas Kakanwil


Selanjutnya dalam mendukung produktifitas anggota pipas, Kakanwil meminta agar hasil karya kreatif anggota Pipas dapat didaftarkan kekayaan intelektualnya karena akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. 


Liberti secara penuh akan mendukung dan mendorong Kepala UPT untuk mendistribusikan hasil karya dari Pipas di seluruh kantin UPT agar dapat di nikmati pegawai dan warga binaan.


Terakhir, Kakanwil mengucapkan Selamat atas pengukuhan Pengurus Pipas dan Semoga amanah dalam menjalankan tugas. 


Sementara itu, Ketua Pipas Ibu Sri Suprapto menyampaikan bahwa Pipas hadir adalah untuk mempererat tali silahturahmi dalam rangka terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota, berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945. Ia akan menggelorakan semangat semboyang pemasyarakatan yakni mandiri, adaptif dan inovatif. 


Kegiatan ini turut dihadiri Kadiv Pemasyarakatan, Suprapto selaku Pelindung Kedua Pipas Provinsi Sulsel, Kadiv Administrasi Sirajuddin, Kadiv Yankumham Nur Ichwan, dan Para Kepala UPT Pemasyarakatan se Sulsel, serta perwakilan anggota Pipas dari UPT Pemasyarakatan.

Share:

Link Terkait

Instagram

Bapas Watampone YouTube



Instagram

narator

Maps

Recent Posts